Sabtu, 2 Mei 2026

PSM Terpuruk di Dasar Klasemen, Manajemen, Pemain dan Suporter Gelar Pertemuan

Mereka menuntut tim segera bangkit, khususnya saat menjamu Persija Jakarta pada pekan keenam di Stadion BJ Habibie

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto PSM Terpuruk di Dasar Klasemen, Manajemen, Pemain dan Suporter Gelar Pertemuan
ist
KONDISI PSM - Suporter PSM Makassar foto bersama manajemen dan pemain PSM Makassar di ruang rapat Store PSM Makassar di Jl Balai Kota, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (18/9/2025) usai menggelar pertemuan. 

TRIBUNTORAJA.COM - Start buruk PSM Makassar di awal musim Super League 2025/2026 membuat manajemen, pemain, dan suporter duduk bersama.

Diskusi digelar di ruang Store PSM Makassar, Jl Balai Kota, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Kamis (18/9/2025).

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Operasional PSM Rafiuddin Razak, Manajer tim Muhammad Nur Fajrin, Media Officer Sulaiman Abdul Karim, Ketua Panitia Pertandingan Isprianto, serta perwakilan pemain seperti Yuran Fernandes, Akbar Tanjung, dan Reza Arya Pratama.

Sejumlah kelompok suporter PSM juga turut hadir.

Hingga pekan kelima, Juku Eja menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan.

Dari empat pertandingan, PSM hanya mencatat tiga hasil imbang dan sekali kalah, membuat mereka terpuruk di posisi juru kunci klasemen dengan tiga poin.

Kondisi ini memicu kekecewaan suporter.

Mereka menuntut tim segera bangkit, khususnya saat menjamu Persija Jakarta pada pekan keenam di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/9/2025).

“Kami minta pemain fokus dan berbenah. Harus mempersembahkan kemenangan perdana di Stadion BJ Habibie,” tegas Muhammad Nur Fajri, Menteri Luar Negeri Red Gank, salah satu kelompok suporter PSM.

Manajer PSM, Muhammad Nur Fajrin, mengakui performa tim jauh dari harapan meski manajemen sudah melakukan belanja pemain di awal musim.

Ia menyebut evaluasi terus berjalan setelah setiap pertandingan, namun menegaskan langkah yang diambil tidak boleh reaktif.

“Evaluasi bukan serta-merta ambil keputusan besar. Kita harus pertimbangkan banyak aspek. Sekarang fokusnya pada permainan tim di lapangan,” jelasnya.

Menurut Fajrin, meski hasil belum maksimal, tanda-tanda perbaikan mulai terlihat pada laga melawan Semen Padang dan Persita Tangerang.

Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala.

“Program latihan ada perubahan. Mudah-mudahan saat lawan Persija bisa terlihat hasilnya, dan kita bisa pulang dari Parepare dengan kemenangan,” ujarnya.

Sementara itu, suporter menekankan agar manajemen tidak hanya berhenti pada evaluasi internal, melainkan juga mendengarkan aspirasi publik yang terus mendukung tim.

Mereka berharap pertemuan bersama ini menjadi titik balik kebangkitan PSM di kompetisi.(kaswadi)

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved