Rayakan HUT ke-80 RI di Bawakaraeng, 65 Pendaki Dievakuasi, Satu Meninggal

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan berjumlah 326 personel dari 87 instansi dan organisasi, termasuk TNI, Polri, Basarnas, BPBD

Editor: Imam Wahyudi
basarnas makassar
HUT TI - Tim SAR Gabungan mengevakuasi pendaki Irfan pendaki gunung Bawakaraeng yang meninggal dunia, Minggu (17/8/2025) malam 

TRIBUNTORAJA.COM - Peringatan HUT ke-80 RI di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kembali memakan korban.

Seorang pendaki bernama Irfan (24), asal Kabupaten Bone, meninggal dunia akibat hipotermia saat mengikuti pendakian.

Gunung Bawakaraeng dengan ketinggian 2.830 mdpl setiap tahun menjadi magnet bagi ribuan pendaki yang ingin merayakan momen kemerdekaan di puncak.

Tahun ini, tercatat 4.172 pendaki resmi teregistrasi di Posko Induk Lembanna.

Namun, tidak semua perjalanan berjalan mulus.

Tim SAR Gabungan Siaga Merah Putih melaporkan sebanyak 65 pendaki harus dievakuasi karena berbagai masalah kesehatan, mulai dari hipotermia, cedera kaki, maag, hingga asam lambung.

“Total 65 pendaki dievakuasi, satu di antaranya meninggal dunia karena hipotermia,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, Senin (18/8/2025).

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan berjumlah 326 personel dari 87 instansi dan organisasi, termasuk TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, serta relawan.

Mereka melakukan siaga khusus sejak ribuan pendaki mulai naik pada 15–17 Agustus.

Atas peristiwa tahun ini, Basarnas kembali mengingatkan pentingnya persiapan matang sebelum mendaki Bawakaraeng, terutama karena suhu ekstrem yang kerap memicu hipotermia.

“Kami berpesan agar para pendaki benar-benar menyiapkan fisik, perlengkapan, dan logistik jika ingin mendaki Gunung Bawakaraeng,” tutur Andi Sultan.(sayyid)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved