Selasa, 7 April 2026

Operasi Pasar Pangan Murah Ringankan Beban Warga Tana Toraja

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yaitu Rp 62.600 per karung. Artinya, hanya Rp12.500 per kilogram.

Tayang:
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Operasi Pasar Pangan Murah Ringankan Beban Warga Tana Toraja
Tribun Toraja/Anastasya Saidong RIdwan
BERAS MURAH - sejumlah warga berbondong-bondong untuk membeli beras murah yang di selenggarakan di Plaza Kolam Makale, Tana Toraja, Sulsel. Senin (11/8/2025) pagi 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Polres Tana Toraja menggelar Operasi Pasar Pangan Murah selama tiga hari, Senin-Rabu (11–13 Agustus 2025). 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) di Bumi Lakipadada ini.

Hari pertama digelar di Plaza Kolam Makale, Senin (11/8/2025), kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita menyediakan 5 ton beras dari Bulog.

Beras terseut dibagi dalam 1.000 karung, di mana setiap karung diisi beras 5 kg. 

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yaitu Rp 62.600 per karung. Artinya, hanya Rp12.500 per kilogram.

Harga ini jauh lebih murah disbanding harga beras di pasaran saat ini.

Setiap warga diberi kuota maksimal 2 karung. Untuk mendapatkan beras murah ini warga cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Rata-rata warga langsung membeli dua karung dengan total harga Rp125 ribu.

Pantauan Tribun Toraja menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa kos, orang tua, hingga bapak-bapak, terlihat mengantre. 

Sejumlah pengendara motor bahkan berhenti untuk ikut dalam antrean, sementara sebagian lainnya datang menumpang angkutan umum.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan SIK, menjelaskan bahwa SPHP ini digelar di tiga titik, yaitu kantor Polres Tana Toraja, Polsek Simbuang, dan Polsek Mengkendek. 

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Tana Toraja, dan meringankan kesulitan yang dihadapi warga. Kami berharap melalui kegiatan ini, hubungan antara masyarakat dan penyelenggara bisa semakin dekat,” ujarnya.

Salah satu warga Mamullu, Lince Utta, mengaku bersyukur atas adanya pasar pangan murah tersebut. 

Menurutnya, program ini sangat membantu di tengah harga beras yang saat ini mencapai Rp 17 ribu hingga Rp17.500 per kilogram. 

“Dengan harga yang lebih murah, kami bisa menghemat pengeluaran dan tetap memenuhi kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Program pasar pangan murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga beras di Tana Toraja.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved