Museum Budaya dan Bioskop Mini Tana Toraja Resmi Dibuka, Dikunjungi Ratusan Warga
Sejumlah benda bersejarah tertata rapi di atas kain merah yang menghiasi bagian dasar tiap koleksi.
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/24072025_Museum_Budaya.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Museum Budaya dan Bioskop Mini Tana Toraja yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini resmi dibuka untuk umum.
Bangunan ini berada di Pasar Seni Makale, Tana Toraja, Sulsel.
Bioskop mini ini mampu menampung 40 hingga 50 orang dan terbuka untuk umum secara gratis.
Melalui tayangan dokumenter budaya, sejarah, dan tradisi Toraja, pengunjung dapat memahami lebih dalam kekayaan budaya leluhur secara interaktif dan menarik.
Pantauan Tribun Toraja, Kamis (24/7/2025), sejumlah benda bersejarah tertata rapi di atas kain merah yang menghiasi bagian dasar tiap koleksi.
Nampak alat musik tradisional, anyaman bambu, ukiran kayu, miniatur rumah adat Tongkonan, serta peralatan rumah tangga tradisional.
Dinding museum dihiasi foto-foto dokumentasi dan kain tenun Toraja, menambah kesan etnografis yang kuat.
Sisi kanan ruangan dipenuhi etalase kaca yang menyimpan berbagai benda kecil bernilai sejarah dan budaya.
Sejak dibuka, museum ini telah menarik perhatian ratusan pengunjung.
Salah seorang pengunjung, Andarias Para'pak, menyampaikan apresiasi sekaligus saran.
Ia berharap bangunan ini terus dikembangkan.
Andarias ingin museum ini terus dikembangkan dan dapat menampilkan lebih banyak koleksi barang-barang kuno khas Toraja.
"Semoga ini adalah langkah menuju Tana Toraja yang lebih maju, tapi saran saya barang yang dipamerkan adalah benda kuno yang pertama kali dibuat biar menambah estetika dari museum ini" ujar Andarias usai mengunjungi ruang tersebut, Kamis (24/7/2025).
Peresmian museum ini dilakukan pada tanggal 21 Juli 2025 bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah Tana Toraja dan PT Kekean Primanda Indonesia, perusahaan yang berbasis di Bali dan Jakarta.
Kerja sama ini mencakup pengembangan industri kecil menengah (IKM), UMKM, pendidikan vokasi, serta ekonomi kreatif berbasis industri hijau di Tana Toraja.
Sebagai bagian dari acara, dilakukan pengguntingan pita oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, sebagai tanda diresmikannya Museum Budaya.
Galeri Dekranasda diresmikan oleh Ninuk Trianti Zudan.
Kegiatan peresmian semakin meriah dengan adanya pameran kerajinan tangan dan kuliner khas Tana Toraja.
(*)
| Minim Serapan Lokal, 1.116 Pencari Kerja Tana Toraja Pilih Merantau |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Dishub Tana Toraja Kurangi Pergerakan |
|
|---|
| Permudah Akses Penyandang Disabilitas, Disnaker Tana Toraja Pindah Kantor |
|
|---|
| Ribuan Warga Toraja Doa Bersama Selamatkan Generasi dari Narkoba dan Pergaulan Bebas |
|
|---|
| UKI Toraja Wisuda, Pasar Seni Makale Dipenuhi Buket |
|
|---|