Rute Toraja Manado Berhenti
Rute Penerbangan Toraja-Manado Ditutup, PMTI: Soal Perhitungan Bisnis
Menurut Dating, keputusan tersebut merupakan bagian dari pertimbangan bisnis yang dilakukan oleh pihak maskapai.
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/23072025_Yulius_Salvius.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) menanggapi terkait penutupan rute penerbangan Toraja-Manado (PP).
Rute penerbangan ini dibuka pertama kali pada 7 Juli 2025 lalu. Saat itu, pembukaan ditandai dengan penerbangan perdana dari Manado ke Toraja yang memuat Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Salvius, dan rombongan.
Pembukaan rute ini ikut diinisiasi PMTI.
Kebetulan, saat pembukaan rute itu juga bersamaan kegiatan PMTI di Toraja yaitu "The Legend of Pongtiku II".
Sekertaris Jenderal (Sekjen) PMTI, Dating Palembangan, memberikan tanggapan atas penghentian rute penerbangan Manado-Toraja dan sebaliknya ini.
Menurut Dating, keputusan tersebut merupakan bagian dari pertimbangan bisnis yang dilakukan oleh pihak maskapai.
"Rute penerbangan Manado-Toraja sebenarnya sudah pernah dibuka sebelumnya. Namun, operasional maskapai tentu sangat bergantung pada hitungan bisnis dan kelayakan pasar,” ujarnya saat dihubungi lewat telpon, Rabu (23/7/2025).
Ia juga menyinggung bahwa rute Makassar-Toraja yang sebelumnya masih aktif, kini juga ikut dihentikan karena rendahnya jumlah penumpang.
Hal ini, kata Dating, menunjukkan bahwa maskapai mengambil keputusan berdasarkan daya dukung pasar.
Untuk itu, Sekjen PMTI mengajak para pemimpin daerah seperti Bupati Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa untuk memperbaiki kondisi daerah agar lebih siap menyambut wisatawan.
"Jika daerah kita dibenahi dengan baik, maka wisatawan akan datang. Ini tentu bisa mendukung keberlanjutan penerbangan dan sektor pariwisata,” tambahnya.
Dating juga menekankan bahwa rute Toraja-Manado yang sebelumnya dibuka berkat dukungan Gubernur Sulawesi Utara.
Ia optimistis, jika kondisi pasar membaik dan maskapai menilai rute ini layak secara bisnis, maka pembukaan kembali jalur penerbangan tersebut bukanlah hal yang sulit.
Rute Toraja-Manado diresmikan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, pada 7 Juli 2025 lalu.
Rute tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara budaya dan sejarah The Legend of Pongtiku, namun hanya bertahan tidak setengah bulan.
(*)