Ibadah Haji
Pengalaman Pertama Ibadah Haji, Indar Syarifuddin: Alhamdulillah Dimudahkan
Kata Indar, saat puncak ibadah haji , cuaca di Arab Saudi cukup bersahabat namun setelah puncak, cuaca langsung terik mencapai 48 derajat Celcius.
Penulis: Apriani Landa | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/21062025_Indar_Syarifuddin.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Binar kebahagiaan terpancar dari wajah Indar Syarifuddin.
Walau Lelah setelah menempuh perjalanan Panjang dari Makassar, tapi semua terbayarkan kala Kembali bertemu dengan sanak saudara.
Dengan seyum manis, ia meladeni ucapan selamat dan salam dari sanak keluarga maupun sahabat dan juga dari jamaah lainnya
Indar adalah salah satu dari 34 jamaah haji asal Tana Toraja. Rombongan haji Tana Toraja tiba dengan selamat dan disambut di aula Masjid Raya Makale, Tana Toraja, Sabtu (21/6/2025) sore.
Ia berangkat haji tahun 2025 ini bersama dua kakaknya serta tantenya. Ia adalah jamaah termuda Tana Toraja pada ibadah haji 1446 Hijriah.
Ibu rumah tanggan ini menunaikan ibadah haji di usia 26 tahun.
"Saya didaftar orang tua saat berusia 13 tahun. Orangtua bayar uang mukanya, perlunasannya, saya bayar sendiri," ucap Indar saat ditemui di aula Masjid Raya Makale.
Ini adalah pengalaman pertamanya menunaikan ibadah haji. Ia mengaku mendapat banyak kemudahan saat menjalankan ibadah haji.
Salah satunya adalah faktor cuaca.
Diketahui bahwa cuaca di Arab Saudi saat ibadah haji terbilang ekstrem, mencapai 49-50 derajat Celcius.
Namun, kata Indar, saat puncak ibadah haji itu, cuaca cukup bersahabat. Demikian saat melakukan wuku di Arafah dan melakukan pelontaran jumrah di Mina, cuaca tidak terlalu terik.
"Setelah puncak itu, cuaca sempat capai 48 derajat Celcius, itu panas sekali. Meski begitu, kita semua bisa melewati dengan baik dan lancar," ucap Indah kepada Tribun Toraja.
Cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah asal Toraja. Maklum saja, cuaca di Toraja tergolong dingin, berkisar 18-24 derajat Celcius.
Pengalaman mengesankan lain bagi Indar adalah jalan kali di Tanah Suci. Ia bersama jamaah lain bisa melangkah lebih dari 10 ribu Langkah setiap hari.
"Masjid itu (Masjidil Haram) kan luas dan sekarang di bagi per blok, jadi saat kita masuk pintu sini untuk salat, kita akan keluar di pintu lainnya. Tanpa disadari bisa lebih dari 10 ribu langkah, lumayan menguras energi," katanya.
"Jadi, untuk jamaah calon haji selanjutnya, persiapkan fisik dan biasakan jalan kaki agar membiasakan diri saat ada di Tanah Suci," tutupnya.
| 5 Poin Evaluasi Haji Indonesia Tahun 2025, Kemenag: Sudah Dibahas Sebelum Puncak Haji |
|
|---|
| Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Indonesia Hari Ini 18 Juni 2025, Termasuk Debarkasi Makassar |
|
|---|
| Banyak Jamaah Haji Indonesia Terpisah dari Rombongan di Mina, Petugas Sigap Membantu |
|
|---|
| Suhu Ekstrem di Arab Saudi Capai 50 Derajat Celcius, Waspada Risiko Heat Stroke |
|
|---|
| Mengenal Haji Furoda yang Biayanya Bisa Mencapai Hampir 1 Miliar, Nasib 4 Artis Termasuk Ruben Onsu |
|
|---|