Senin, 8 Juni 2026

111 Motor Trail Kendaraan Dinas Pemkab Luwu 'Hilang', Kok Bisa?

Kondisi ini terungkap saat Bidang Aset Daerah melakukan apel kendaraan dinas pada 29-30 April 2025.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto 111 Motor Trail Kendaraan Dinas Pemkab Luwu 'Hilang', Kok Bisa?
Humas Pemkab Luwu
RANDIS MOTOR TRAIL - Motor dinas jenis Trail milik Pemkab Luwu yang didata beberapa waktu lalu. Data saat apel kendaraan 29-30 April 2025, sebanyak 111 randis jenis motor trail tidak diketahui keberadaannya. 

TRIBUNTORAJA.COM, BELOPA - Bidang Aset Daerah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menemukan banyak kendaraan dinas yang tidak tidak diketahui keberadaannya.

Salah satunya kendaraan dinas jenis motor trail.

Bahkan, jumlahnya terbilang cukup mencegangkan, ada 111 unit motor trail yang dinyatakan "hilang" karena tidak diketahui ada di mana.

Kondisi ini terungkap saat Bidang Aset Daerah melakukan apel kendaraan dinas pada 29-30 April 2025.

Pada hari pertama yaitu 29 April, sebanyak 123 unit Randis trail dari 20 SKPD yang ditargetkan hadir. Namun, hanya 12 SKPD yang berpartisipasi dengan total 37 unit motor trail yang berhasil dikumpulkan.

Ditambah 33 unit diparkir dan 4 unit diamankan ke gudang.

Kepala Bidang Aset Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Luwu, Randi Eka Putra, menyebut, pada hari pertama itu ada 77 randis yang tidak bisa dihadirkan. 

"Itu selain 6 unit yang dipinjam pakai dan 4 unit yang diserahkan ke KPH Luwu," jelas Randi, Kamis (1/5/2025).

Kemudian, di hari kedua pada 30 April, dari target 108 unit Randis yang tersebar di 21 SKPD, hanya 73 unit dari 16 SKPD yang berhasil dikumpulkan.

"Masih ada 35 unit yang tidak hadir, termasuk 2 unit pinjam pakai," bebernya.

Secara keseluruhan, dari target 234 unit motor trail, hanya 122 unit yang berhasil dikonfirmasi keberadaannya.

Sementara 111 unit lainnya dinyatakan "hilang" karena tidak diketahui posisinya.

Data yang dihimpun menunjukkan, Sekretariat Daerah (Setda) Luwu menjadi SKPD dengan jumlah Randis terbanyak, yakni 38 unit.

Namun, hanya 4 unit yang bisa dihadirkan, sementara 34 unit lainnya tidak diketahui.

Dinas Kesehatan Luwu dari 18 unit, hanya menghadirkan 5 unit. Dinas PUTR memiliki 28 unit, menghadirkan 15 unit. BKAD punya 11 unit, menghadirkan 4 unit.

Sedangkan Dinas Perkim dari 12 unit dan menghadirkan 9 unit, sedangkan Dinas Pertanian dari 17 unit yang berhasil menghadirkan 16 unit.

Menanggapi temuan ini, Ketua Jaringan Pemuda Pemerhati Masyarakat Luwu (JP2ML), Ismail Ishak, meminta agar Inspektorat segera membentuk tim investigasi.

"Apel Randis ini patut diapresiasi karena berhasil mengungkap fakta bahwa ada 111 unit kendaraan yang tidak jelas keberadaannya. Ini perlu segera ditindaklanjuti oleh Inspektorat Luwu dengan membentuk tim investigasi, melibatkan Satpol PP dan SKPD terkait," tandasnya.


(Tribun-Timur.com/Muh. Sauki Maulana)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved