Paulus Raup Omset Rp 2 Juta Per Minggu dari Jual Parang, Bahan dari Piston Kapal
Harga yang ditawarkan untuk membuat parang pun bervariasi, tergantung jenisnya dan juga bahan yang akan digunakan.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/08032025_buat_parang.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Inilah Paulus Minggu, salah satu pandai besi di Tana Toraja yang memproduksi parang.
Dalam membuat parang, Paulus menggunakan berbagai jenis besi.
"Macam-macam, ada per gulung dari piston kapal, bar chainsaw, lahar, tergantung (pesanan) pelanggan," katanya saat ditemui di Pasar Ge'tengan, Kelurahan Rante Kalua', Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sulsel, Sabtu (8/3/2025) pagi.
Harga yang ditawarkan untuk membuat parang pun bervariasi, tergantung jenisnya dan juga bahan yang akan digunakan.
Ia menawarkan harga mulai Rp 250 ribu hingga Rp 450 ribu per parang.
"Jika hanya untuk pembuatan bilah parang tanpa gagang dan sarung, biaya paling murah adalah Rp 250 ribu," ujarnya disela-sela kesibukannya.
"Kalau bahannya dari per gulung, itu agak mahal. Karena besinya keras, prosesnya juga lebih rumit," jelas Paulus.
Dari kemampuannya mengolah besi jadi parang ini, Paulus mengaku mendapatkan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Ia "bekerja" di bengkelnya yang berukuran 2x5 meter.
Menurutnya, jika sedang ramai pelanggan, keuntungan yang diperoleh juga lumayan banyak.
"Bisa dapat Rp 2 juta kalau banyak pelanggan. Saya kadang kerja sampai jam 4 sore," ungkap Paulus.
Salah satu pelanggan, Yulius Sattu (49), yang tinggal di Lembang Batualu Selatan, Kecamatan Sangalla' Selatan, Tana Toraja, mengatakan dirinya puas dengan parang buatan Paulus.
Karena itu, ia sudah menjadi langganan tetap.
"Sudah lama saya berlangganan di sini, hasilnya bagus dan awet," kata Yulius.
"Banyak pandai besi di wilayah saya, cuma saya lebih memilih di sini (Paulus) karena sudah terbukti kualitasnya," lanjutnya.
Untuk diketahui, Paulus Minggu telah mengabdikan dirinya pada profesi ini selama kurang lebih 40 tahun.
Selain membuat parang, Paulus juga menawarkan jasa pengasahan dan penyepuhan ulang.
"Kalau cuma di gurinda dan disepuh Kembali, biayanya paling besar Rp 50 ribu," tutupnya.
(*)
| Samapta Polres Tana Toraja Tingkatkan Patroli Malam, Pelajar Disuruh Pulang |
|
|---|
| Ismail Solle Siap Pertahankan Kursi Ketua PKB Tana Toraja |
|
|---|
| 120 Polisi Jaga Pelaksanaan Ibadah Paskah di Tana Toraja |
|
|---|
| Viral Anggota TNI Pukul Pengunjung Kafe Valery Rantepao, Dandim Tator: Sudah Ditahan |
|
|---|
| Peringatan! Tana Toraja Diguyur Hujan Sore Ini |
|
|---|