Ramadan 2025
Hukum Mandi Wajib Setelah Sahur di Bulan Ramadan dalam Islam
Dalam ajaran Islam, menjaga kebersihan dan kesucian dari hadas besar merupakan kewajiban.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/06042024_Ramadan.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Pertanyaan mengenai boleh atau tidaknya mandi wajib setelah sahur kerap muncul di kalangan umat Islam, terutama bagi mereka yang mengalami hadas besar pada malam hari.
Salah satu kekhawatiran yang muncul adalah apakah mandi wajib yang dilakukan setelah sahur dapat mempengaruhi keabsahan puasa.
Untuk menjawab hal ini, berikut adalah pembahasan mengenai hukum, dalil, dan waktu terbaik untuk mandi wajib saat berpuasa, sebagaimana dikutip dari laman resmi Badan Amal Zakat Nasional, baznas.go.id.
Hukum Mandi Wajib Setelah Sahur dalam Islam
Dalam ajaran Islam, menjaga kebersihan dan kesucian dari hadas besar merupakan kewajiban.
Namun, bagaimana jika seseorang belum sempat mandi wajib sebelum sahur? Apakah puasanya tetap sah? Jawabannya, ya, diperbolehkan.
Berikut penjelasannya.
Baca juga: LINK Live Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 2025
1. Mandi Wajib Tidak Membatalkan Puasa
Mandi wajib bertujuan untuk menyucikan diri dari hadas besar dan bukan merupakan hal yang dapat membatalkan puasa.
2. Boleh Menunda Mandi Wajib
Seorang Muslim yang masih dalam keadaan junub diperbolehkan makan sahur terlebih dahulu, kemudian mandi wajib setelahnya, selama ia telah berniat puasa sebelum waktu fajar.
Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Rp 60 Ribu per Kilogram di Pasar Sentral Makale
3. Dalil tentang Mandi Wajib Setelah Sahur
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Aisyah RA dan Ummu Salamah RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah dalam keadaan junub ketika waktu fajar tiba, lalu beliau mandi dan tetap berpuasa.
4. Dianjurkan Menyegerakan Mandi
Meskipun diperbolehkan menunda mandi wajib, lebih baik dilakukan lebih awal agar tubuh lebih segar dan dapat segera menunaikan salat Subuh tepat waktu.
Baca juga: 50 Ucapan Ramadan 1446 H 2025, Siap Dikirimkan ke Medsos dan WhatsApp
Dalil dan Pendapat Ulama tentang Mandi Wajib Setelah Sahur
Untuk memastikan keabsahan mandi wajib setelah sahur dalam kaitannya dengan puasa, berikut beberapa dalil dari Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW:
1. Hadis Aisyah RA dan Ummu Salamah RA
Dalam Shahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah mendapati waktu fajar dalam keadaan junub, lalu beliau mandi dan tetap menjalankan puasa.
Hadis ini menjadi dasar bahwa mandi wajib setelah masuk waktu Subuh tetap diperbolehkan.
2. Al-Qur’an Surah Al-Maidah Ayat 6
Allah SWT berfirman:
"Jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al-Maidah: 6)
Ayat ini menegaskan bahwa mandi wajib adalah kewajiban bagi orang yang dalam keadaan hadas besar, tanpa menentukan batasan waktu khusus untuk melakukannya.
Baca juga: JADWAL LENGKAP 1 Ramadan 2025 dari Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
3. Pendapat Imam An-Nawawi
Menurut Imam An-Nawawi, seseorang yang masih junub dan baru mandi setelah sahur tetap sah puasanya.
Sebab, junub bukan penyebab batalnya puasa.
4. Pandangan Mazhab Syafi’i dan Hanafi
Mazhab Syafi’i dan Hanafi berpendapat bahwa seseorang diperbolehkan menunda mandi wajib hingga setelah sahur atau bahkan setelah masuk waktu Subuh, asalkan sudah berniat puasa sebelumnya.
Baca juga: Ramadan Sebentar Lagi, Inilah Niat Sholat Sunnah Tarawih
Waktu Terbaik untuk Mandi Wajib Saat Berpuasa
Setelah mengetahui bahwa mandi wajib setelah sahur diperbolehkan, berikut adalah waktu terbaik untuk melakukannya agar tetap optimal dalam menjalankan ibadah puasa:
- Sebelum Waktu Fajar
- Setelah Sahur tetapi Sebelum Subuh
- Setelah Subuh tetapi Sebelum Salat
- Tidak Menunda Mandi Terlalu Lama
Baca juga: Mentan Amran Sulaiman Akan Beri Sanksi Pedagang yang Jual Sembako di Atas HET Jelang Ramadan
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mandi Wajib Setelah Sahur
Selain memahami hukum mandi wajib setelah sahur, ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari:
1. Menunda Mandi Hingga Matahari Terbit
Jika seseorang belum mandi wajib hingga waktu Subuh berlalu dan tidak melaksanakan salat tepat waktu, maka ini merupakan kelalaian dalam menjalankan ibadah.
2. Kurang Memperhatikan Niat
Niat adalah syarat sahnya mandi wajib. Jika seseorang mandi tanpa niat yang benar, maka mandinya tidak dianggap sebagai mandi wajib.
Baca juga: Link dan Jadwal Pemantauan Hilal Sidang Isbat Awal Ramadan 2025
3. Tidak Membasuh Seluruh Tubuh
Mandi wajib harus mencakup seluruh tubuh, termasuk sela-sela jari, rambut, dan bagian tersembunyi lainnya.
4. Menggunakan Air Secara Berlebihan
Islam mengajarkan keseimbangan dalam penggunaan air.
Meskipun mandi wajib harus menyeluruh, tidak berarti seseorang boleh berlebihan dalam menggunakan air.
5. Mandi dengan Air yang Terlalu Panas
Menggunakan air yang terlalu panas dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi.
Sebaiknya gunakan air dengan suhu yang nyaman.
(*)
Ramadan 1446 Hijriyah
Ramadan 2025
Ramadan 1446 H
Ramadan
Ramadhan 2025
Ramadhan 1446 H
Ramadhan
Mandi Wajib
sahur
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Tana Toraja Hari Ini Sabtu 29 Maret 2025, Lengkap Doa Buka Puasa |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Daerah Toraja Utara Hari Ini Sabtu 29 Maret 2025, Lengkap Doa Buka Puasa |
|
|---|
| Ini Tips Aman Bagi Pengemudi Mobil Saat Mudik Lebaran |
|
|---|
| Hikmah Ramadan, Merawat Kemabruran Puasa bagian 29: dari Salam, Islam, ke Istislam |
|
|---|
| Hikmah Ramadan, Merawat Kemabruran Puasa bagian 28: dari Sufi Palsu ke Sufi Sejati |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.