Rabu, 27 Mei 2026

Dalami Kasus Kematian Feni Ere, Polisi Periksa 10 Saksi

Ia juga menegaskan kasus hilangnya Feni dan penemuan kerangka mayat di Battang Barat Palopo masih dalam tahap penyelidikan.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Dalami Kasus Kematian Feni Ere, Polisi Periksa 10 Saksi
Dok Farwi
DIMAKAMKAN - Peti berisi kerangka Feni Ere disemayamkan di rumah duka di Jl Pongsimpin, Kelurahan Mungkajang, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo, saat diabadikan Jumat (21/2/2025) pagi. Feni akan dimakamkan Bastem hari ini, Sabtu (22/2/2025). 

TRIBUNTORAJA.COM - Polres Palopo terus mendalami kematian Feni Ere, sales mobil Honda yang hilang setehun lalu dan kerangkanya ditemukan di Kilometer 35, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Palopo, Sulawesi Selatan pada Senin (10/2/2025) lalu.

Pihak keluarga menduga, Feni merupakan korban pembunuhan. Apalagi, saat kerangkanya ditemukan, terdapat ikatan di bagian mulutnya.

Selain itu, kendaraan Feni yang juga tidak diketahui keberadaannya seiring dengan hilangnya Feni sejak 25 Januari 2024 lalu.

Tujuh bulan berselang, atau Juli 2024, mobil Feni ditemukan di sebuah rumah kosong di perumahan di Antang, Makassar.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Saiyed Ahmad Aidid mengatakan pihaknya telah memeriksa 10 saksi atas kasus hilangnya Feni Ere.

“Sudah ada 10 orang yang kami periksa untuk kasus ini. Mereka adalah orang-orang yang bertemu Feni sebelum dinyatakan hilang termasuk teman dekatnya,” kata AKP Sayed Ahmad Aidid kepada Tribun-Timur.com saat dihubungi, Jumat (21/2/2025).

Ia juga menegaskan kasus hilangnya Feni dan penemuan kerangka mayat di Battang Barat Palopo masih dalam tahap penyelidikan.

Terkait temuan mobil di sebuah rumah kosong di Makassar pada Juli 2024, Polres Palopo menyebut telah berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulsel untuk menyelidiki mobil tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulsel untuk menyelidiki mobil korban yang saat ini ada di Makassar,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta Polda Sulsel untuk meminta keterangan dari sekuriti yang pertama kali menemukan mobil milik Feni di Makassar.

Kronologis Hilangnya Feni Ere

Feni Ere yang bekerja sebagai sales mobil di Palopo, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang kepada polisi.

Keluarga membuat laporan setelah Feni Ere tak ditemukan berada di rumah sehari sebelumnya, Kamis (25/1/2024).

Feni diketahui tinggal sendiri di rumahnya di Jalan Pongsimpin, Kelurahan Mungkajang, Kota Palopo, Sulsel.

Sementara orang tuanya tinggal di Kabupaten Luwu Utara.

Parman, ayah korban mengatakan, sebelum menghilang, Feni sempat berkunjung ke Malili, Luwu Timur, selama tiga hari.

Korban pun pulang ke rumahnya di Palopo dan tiba  Rabu (24/1/2024).

Feni pun sempat memberikan kabar kepada keluarganya bila dirinya pulang sore itu.

Namun, pada Kamis (25/1/2025), Parman tak lagi mendapatkan kabar dari putrinya.

Hingga akhirnya ia bergegas ke Palopo dan mendatangi kediaman Feni.

“Saat ke rumah, pintu dalam keadaan terkunci. Pintu saya dobrak, Feni tidak ada di rumah,” kata Parman kepada wartawan, Minggu (16/2/2025), dikutip dari Tribun-Timur.com.

Di dalam rumah, orang tua Feni menemukan bercak darah dalam kamar. 

“Banyak darah di kamarnya,” ucapnya.

Parman kemudian melapor hilangnya Feni ke Polres Palopo, pada Sabtu 27 Januari 2024.

Setelah melakukan pencarian selama setahun, Feni belum juga ditemukan.

Upaya pencarian pun menemukan titik terang setelah warga menemukan kerangka manusia di hutan perbatasan Toraja-Palopo.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ridwan, menyebutkan, kerangka itu ditemukan warga pada Minggu (9/2/2025) dan segera melapor ke pihak berwajib.

"Dari info memang telah ditemukan diduga kerangka manusia, informasi awal ditemukan oleh entah warga setempat atau bukan saat hendak berburu, pada hari Minggu (9/2/2025) kemarin," ujarnya, Senin (10/2/2025).

Mulut Terikat

Meski hasil tes DNA belum keluar, namun bisa dipastikan bahwa kerangka yang ditemukan tersebut seorang wanita bernama Feni Ere (28).

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Sayed Ahmad Aidid, kepada wartawan, Kamis (20/2/2025), mengatakan, ada kecocokan antara korban (yang dilaporkan hilang) dengan kerangka yang ditemukan. 

"Ditambah keyakinan orang tua (Feni Ere) yang meyakini itu adalah anaknya," kata Sayed.

Identitas warga Jalan Pongsimpin, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo, itu terungkap berdasarkan ciri-ciri bentuk gigi dan busana pada kerangka korban yang diidentifikasi keluarganya.

Ayah Feni Ere, Parman, meyakini kerangka itu adalah anaknya karena mengenali leging yang digunakan membekap mulut korban.

Dimakamkan di Kampung Nenek

Kerangka Feni Ere dimakamkan di kampung halaman neneknya di Pantilang, Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, hari ini, Sabtu (22/2/2025).

"Feni akan dimakamkan di kampung halaman neneknya di Pantilang," kata Farwi melalui whatsapp ke Tribun Toraja, Jumat (21/2/2025) pagi.
(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved