Kamis, 9 April 2026

Kebakaran Landa Gedung Kementerian ATR/BPN, Ini Kronologinya

Nusron Wahid mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah kelalaian, di mana terdapat komputer yang dibiarkan menyala.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Kebakaran Landa Gedung Kementerian ATR/BPN, Ini Kronologinya
Tribunnews/Abdi Ryanda Shakti
KEMENTERIAN ATR/BPN KEBAKARAN - Kantor Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kebakaran Sabtu (8/2/2025) tengah malam. Kebakaran berasal dari gedung Humas di lantai 1, dari kebakaran ini ada sejumlah dokumen yang ludes terbakar. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran pada Sabtu (8/2/2025) malam.

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dengan 80 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang melahap bagian gedung tersebut.

Informasi mengenai kebakaran diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan pada pukul 23.09 WIB.

 

 

Dalam siaran Breaking News Kompas TV pada Minggu (9/2/2025) dini hari, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyampaikan bahwa api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.15 WIB.

Kobaran api pertama kali terdeteksi di ruang humas yang berada di lantai dasar gedung.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

 

Baca juga: Korban Kebakaran Glodok Plaza, Aulia Belinda Dimakamkan Sore Ini

 

Nusron Wahid mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah kelalaian, di mana terdapat komputer yang dibiarkan menyala.

"Dugaan sementara ada kelalaian karena komputer tidak dimatikan. Namun, untuk kepastian penyebabnya, kita serahkan kepada tim pemadam kebakaran yang akan melakukan investigasi lebih lanjut," ujar Nusron yang juga merupakan politikus Partai Golkar.

Melansir Kompas.com, sejumlah berkas yang berada di atas meja turut terbakar dalam peristiwa ini.

 

Baca juga: Isak Tangis Sambut Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza, Aulia Belinda di Sangalla Tana Toraja

 

Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah dokumen tersebut merupakan dokumen penting atau tidak.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya dokumen-dokumen penting yang ikut terbakar, Nusron mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan lebih lanjut.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved