Program Makan Bergizi Gratis di Tana Toraja Batal Gara-gara Tak Ada Piring
Andarias Lebang, juga tak mengetahui siapa yang nantinya akan menjadi vendor (pihak yang menyediakan barang atau jasa kepada perusahaan
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Pandua3rr.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, dibatalkan.
Sebelumnya diagendakan akan digelar pada tanggal 13 Januari 2025 lalu.
Program MBG dibatalkan karena tak ada piring stainless.
Kepala dinas (Kadis) Pendidikan Tana Toraja, Andarias Lebang SP.d MM, mengatakan bahwa siswa kecewa karena MBG batal.
"Ada 7 sekolah dari tingkat TK SD dan SMP, ada di SMPN 1 Makale, SMP Kristen Makale, 1 lagi SMP saya lupa, untuk SD itu di SDN 3 Makale, SD Kristen 1 Makale, dan SD Kristen 2 Makale, saya tidak hafal seluruhnya intinya masih di Kecamatan Makale jadwal awalnya, total ada 7 sekolah, Dari 7 sekolah tersebut, kisaran total siswa kira - kira sebanyak 3 Ribu siswa dan pastinya mereka kecewa," ucapnya saat ditemui di ruangannya di kantor Dinas Pendidikan Tana Toraja, Bombongan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Kamis (23/1/2025).
Penunjukan sekolah tersebut, dilakukan oleh tim MBG dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Perihal adanya informasi bahwa Pemerintah meminta untuk masing - masing pemerintah daerah 'patungan' demi suksesnya MBG, Kepala dinas (Kadis) Pendidikan Tana Toraja, Andarias Lebang SP.d MM, tak tau menahu dengan hal tersebut.
"Dan untuk pembahasan anggaran maupun hal terkait lainnya dan berapa anggaran untuk per siswa satu kali makan, setau saya itu urusan Badan Gizi Nasional (BGN), dan siswa hanya tau beres saja," tuturnya.
Andarias Lebang, juga tak mengetahui siapa yang nantinya akan menjadi vendor (pihak yang menyediakan barang atau jasa kepada perusahaan atau konsumen).
"Setau saya lokasi dapurnya ada di Jalan Starda Kota Makale, mereka sewa disana kalau tidak salah, mungkin yang mengurus itu semua adalah BGN nanti," jelasnya.
Ia berharap agar secepatnya MBG ini diterapkan di Tana Toraja.
"Belum ada informasi lanjutan kapan akan dijadwalkan kembali MBG ini, kami harap segera dilaksanakan program ini," imbuhnya.
Dinas Pendidikan Tana Toraja, mengintruksikan agar setiap siswa yang sekolahnya terdata dalam list untuk MBG wajib membawa botol air minum dalam botol dan sendok dari rumah masing - masing.
"Kami dari Dinas Pendidikan Tana Toraja, sudah meminta untuk sekolah yang ditunjuk nanti untuk menginformasikan kepada siswa agar membawa air minum dalam botol dan sendok dari rumah masing - masing, ataukah pihak sekolah yang siapkan, karena dari tim BGN ini tidak menyediakan air minum itu yang saya tau, selebihnya urusan tim BGN," tutupnya.
Diketahui bahwa sekolah - sekolah yang nantinya akan melaksanakan MBG, wajib menyediakan tempat cucian tangan (wastafel).
| Ribuan Warga Toraja Doa Bersama Selamatkan Generasi dari Narkoba dan Pergaulan Bebas |
|
|---|
| Bobol 3 Toko di Makale, Warga Palopo Dibekuk Resmob Polres Tana Toraja |
|
|---|
| Cakupan Imunisasi Tana Toraja Terendah di Sulsel |
|
|---|
| Jenguk Kontingen MTQ Tana Toraja, Kapolres Serahkan Bantuan Sembako |
|
|---|
| PDAM Tirta Buisun Tana Toraja Raih Penghargaan Top BUMD Awards 2026 |
|
|---|