Sabtu, 2 Mei 2026

Bro Dedi Makan Malam Bareng Mentan Amran, Bupati Sidrap Terpilih: Bahas Kopi Toraja

Pertemuan bertujuan memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah serta membahas

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Bro Dedi Makan Malam Bareng Mentan Amran, Bupati Sidrap Terpilih: Bahas Kopi Toraja
tribun timur
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menggelar pertemuan dengan kepala daerah terpilih di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Hotel Pantai Gapura, Makassar, Jumat (17/1/2025) malam. 

TRIBUNTORAJA.COM - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menggelar pertemuan dengan kepala daerah terpilih di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Hotel Pantai Gapura, Makassar, Jumat (17/1/2025) malam.

Pertemuan silaturahmi ini dikemas dengan jamuan makan malam.

Pertemuan bertujuan memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah serta membahas potensi kolaborasi dalam berbagai sektor.

Hadir dalam pertemuan ini, Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham.

Selanjutnya, Bupati Barru terpilih Andi Ina Kartika Sari, Bupati dan Wakil Bupati Bone terpilih Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin. 

Ada pula Bupati Toraja Utara terpilih Frederik Victor Palimbong, Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Wajo Andi Rosman dan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.

Mentan Amran memanfaatkan momen ini untuk memberikan arahan terkait langkah-langkah strategis guna mendukung swasembada pangan di Sulsel. 

Terlebih, dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencerminkan upaya serius untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia. 

Syaharuddin Alrif alias Syahar menyampaikan bahwa pertemuan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi.

Namun juga membahas berbagai langkah strategis untuk mencapai swasembada pangan di daerah, terutama dalam meningkatkan produksi padi.

Syahar menjelaskan bahwa Amran memberikan arahan terkait langkah-langkah yang perlu diambil untuk meningkatkan produksi pangan.

Khususnya padi, mengingat Sulsel memiliki lahan sawah yang luas, mencapai 654 ribu hektare. 

Dalam pertemuan itu, Amran menekankan peningkatan produksi padi.

Di mana Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung.

Seperti penambahan pasokan pupuk dua kali lipat, perbaikan sistem irigasi, serta olah lahan rawa dan lahan kering.

Lebih lanjut, kata Syahar, pemerintah pusat juga mendorong peningkatan produksi komoditas lainnya.

Seperti jagung, yang memiliki potensi besar di beberapa daerah di Sulsel. 

"Setiap daerah di Sulsel diharapkan memiliki komoditas unggulan yang dapat menjadi ciri khas, seperti padi dan jagung di Sidrap, jagung baru di Takalar, atau kopi di Toraja," kata Syahar.

Syahar pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian besar yang diberikan oleh Amran terhadap sektor pertanian di Sulsel. 

Ia menegaskan bahwa dengan dukungan ini, pihaknya akan terus berupaya untuk mewujudkan swasembada pangan di daerah.

Sebab, program tersebut juga sejalan dengan program makan bergizi gratis yang diluncurkan oleh pemerintah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Program tersebut diyakini akan sangat mendukung tercapainya ketahanan pangan.

Dengan kebutuhan pasokan pangan seperti beras, telur, sayur, dan buah yang dapat tercukupi.

"Sebagai lumbung pangan Indonesia, Sulsel memiliki peran yang sangat penting dalam pencapaian target swasembada pangan nasional," ungkap Syahar.

Oleh karena itu, Syaharuddin berharap kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah ini dapat terus terjalin dengan baik untuk mendorong peningkatan sektor pertanian.

Hal ini guna mewujudkan ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan di masa depan.(faqih)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved