Kamis, 9 April 2026

Menkes: Virus HMPV Tidak Berbahaya Seperti Covid-19

Menkes mengutip data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan bahwa penyebaran HMPV dan Influenza tipe A masih terbatas di wilayah...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Menkes: Virus HMPV Tidak Berbahaya Seperti Covid-19
Istimewa
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat topping off Institut Neurosains Nasional (INN) di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Senin (15/10/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa wabah virus Human Metapneumovirus (HMPV) tidak memiliki tingkat bahaya yang sama seperti Covid-19.

Menurut Budi, HMPV adalah virus yang sudah lama dikenal dan bukan merupakan ancaman baru.

Pernyataan ini disampaikan Budi Gunadi Sadikin setelah menghadiri pelepasan dokter spesialis peserta fellowship ke China dan Jepang di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2025).

 

 

“Kalau virus baru seperti Covid-19, tubuh manusia belum tahu bagaimana harus meresponsnya. Akibatnya, saat virus itu menyerang, kemungkinan risiko fatalnya lebih tinggi,” jelas Budi.

Budi juga memastikan bahwa hingga saat ini, wabah HMPV yang tengah merebak di China bagian utara belum terdeteksi di Indonesia.

Ia menambahkan, kasus flu H1N1 dan HMPV yang muncul di China bukanlah fenomena baru dan sebelumnya telah terjadi pada 2001 dengan dampak yang tidak membahayakan.

 

Baca juga: Virus HMPV Merebak di China, Apa Gejalanya?

 

“HMPV ini sebenarnya sudah ada sejak lama dan telah menyebar di berbagai negara, termasuk Indonesia, sejak 2001. Jadi, ini bukan virus baru,” ujar Budi.

Menkes mengutip data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan bahwa penyebaran HMPV dan Influenza tipe A masih terbatas di wilayah China.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa virus tersebut tidak berbahaya sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik.

 

Baca juga: Kemenkes Pastikan Virus HMPV Belum Ada di Indonesia

 

“Yang meningkat di China sebenarnya adalah H1N1, virus flu biasa, bukan HMPV,” kata Budi.

Sebagai informasi, virus HMPV saat ini sedang merebak di China dan menjadi perhatian internasional.

Virus ini memiliki kemampuan menyebar dengan cepat, terutama di wilayah China bagian utara. Meskipun demikian, HMPV tidak dianggap membahayakan seperti Covid-19.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved