Senin, 18 Mei 2026

HIPMI Tana Toraja Wadahi Berwirausaha Peserta TPBIS Melalui Expo dan Ramadan Fair

HIPMI Tana Toraja akan memberikan pendampingan terhadap peserta TPBIS yang telah mengikuti pelatihan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto HIPMI Tana Toraja Wadahi Berwirausaha Peserta TPBIS Melalui Expo dan Ramadan Fair
TribunToraja/Rifki
Ketua HIPMI Tana Toraja, Giovani Zeist Lambe. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tana Toraja, Sulawesi Selatan, mengupayakan untuk memberi wadah peserta gelaran Transformasi Unggul Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Toraja usai pelatihan.

Dalam gelaran TPBIS, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Toraja memang bekerjasama dengan HIPMI Tana Toraja yang juga dipantau pemerhati literasi sekaligus anggota DPRD Tana Toraja periode 2019-2024, Kristian HP Lambe.

Ketua HIPMI Tana Toraja, Giovanni Zeist Lambe, mengatakan, wadah kewirausahaan yang disediakan nantinya seperti HIPMI Expo hingga HIPMI Ramadan Fair.

“Nantinya peserta-peserta yang telah mengikuti pelatihan akan kami dampingi selalu dan diberikan wadah sesuai dengan apa yang HIPMI dapat sediakan,” ujar Zeist saat dikonfirmasi Tribun Toraja, Selasa (26/11/224).

Sebanyak lima sub-kegiatan yang dilangsungkan dalam gelaran TPBIS mulai pelatihan dan turnamen catur se-Tana Toraja dan Toraja Utara, yang diikuti oleh masyarakat umum dan pelajar SD-SMA/SMK.

Kemudian pelatihan tata rias, skin care, pembuatan kue premium, dan menjahit, yang diikuti oleh kaum perempuan dari 19 kecamatan di Tana Toraja.

Adapun peserta pelatihan sebanyak 700 orang.

“Ke depan, kegiatan pengembangan SDM ini akan terus berlanjut dan naik level. Kami percaya dengan koneksi dan wadah yang kami miliki, UMKM ini bisa melampaui pasar lokal menuju nasional dan bahkan  internasional, hingga kiranya dapat menopang ekonomi daerah Tana Toraja,” tutup Zeist.

Sebelumnya diberitakan, Pustakawan sekaligus Fasilitator Daerah, Zulhikmad, mengatakan, pelatihan yang dilangsungkan bertujuan untuk mendorong, khususnya kaum perempuan Toraja dapat berwirausaha sendiri guna mewujudkan ‘Tana Toraja Unggul untuk Indonesia Emas.’

“Diharapkan setelah kegiatan ini selesai, para peserta dapat secara mandiri menjalankan usaha masing-masing, terutama untuk diri mereka sendiri terlebih dahulu,” ungkap Zulhikmad saat dikonfirmasi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Toraja, Makale, Selasa (26/11/2024) pagi.

Peserta yang telah mengikuti pelatihan terpantau diberikan sertifikat sebagai penunjang untuk berwirausaha ke depannya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved