Pilpres Amerika Serikat 2024
Pilpres AS 2024 Digelar Hari Ini, Berapa Gaji dan Tunjangan Presiden Amerika Serikat?
Pemilihan presiden kali ini tidak hanya menarik perhatian publik AS tetapi juga memengaruhi pandangan dunia yang tengah menanti pemimpin AS berikutnya
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/donald-trump-kamala-harris-pilpres-as-5112024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), negara dengan ekonomi terbesar di dunia, sedang berlangsung pada hari ini, Selasa (5/11/2024), dengan masyarakat AS bersiap untuk memilih pemimpin berikutnya.
Kali ini, Donald Trump dari Partai Republik dan Kamala Harris dari Partai Demokrat bertarung demi meraih 270 suara elektoral yang diperlukan untuk mengamankan kursi tertinggi di Gedung Putih.
Kedudukan sebagai presiden AS mungkin tampak penuh dengan kemewahan, namun sebenarnya penghasilan tahunan presiden tidak setinggi yang dibayangkan.
Sebagai pegawai publik, penghasilan presiden dibiayai oleh pajak warga negara dan diatur ketat untuk menjaga integritas jabatan.
Saat ini, gaji tahunan Presiden AS adalah sebesar USD 400.000, atau sekitar Rp6,3 miliar (dengan kurs Rp15.750 per dolar AS atau USD).
Jumlah ini belum mengalami perubahan sejak awal abad ke-21.
Baca juga: Sekjen PBB Sebut Hasil Pilpres AS Bakal Punya Dampak Global
Rincian Tunjangan Presiden AS
Presiden juga menerima sejumlah tunjangan untuk mendukung berbagai kebutuhan terkait tugasnya:
- Tunjangan pribadi: USD 50.000 per tahun atau Rp787,5 juta.
- Hiburan resmi: USD 19.000 atau Rp299,25 juta.
- Biaya perbaikan Gedung Putih: USD 100.000 atau Rp1,57 miliar saat pindah.
- Perawatan dan staf rumah tangga: Presiden tinggal di Gedung Putih dan memiliki staf, termasuk koki, tukang kebun, dan asisten rumah tangga.
- Perjalanan dinas bebas pajak: USD 100.000 atau Rp1,57 miliar per tahun.
- Fasilitas kesehatan dan transportasi resmi: Presiden mendapatkan layanan kesehatan gratis dan akses ke mobil kepresidenan, helikopter Marinir, serta Air Force One.
Baca juga: Pakar Politik Prediksi Kamala Harris Bakal Menang Pilpres AS 2024
Sejarah Gaji Presiden AS
Sejak jabatan presiden AS pertama kali diemban oleh George Washington pada 1789, gaji presiden hanya mengalami lima kali kenaikan:
- 1789: USD 25.000
- 1873: USD 50.000
- 1909: USD 75.000
- 1949: USD 100.000
- 1969: USD 200.000
- 2001: USD 400.000 (kenaikan terakhir, setelah disetujui oleh Kongres)
Gaji ini diatur untuk memastikan presiden bebas dari tekanan keuangan yang bisa memicu korupsi, dengan penyesuaian terakhir kali dilakukan pada 2001.
Baca juga: IHSG Turun, Nilai Ratusan Saham Anjlok Jelang Pengumuman Hasil Pilpres AS 2024
Gaji Mantan Presiden
Setelah pensiun, mantan presiden AS tetap menerima tunjangan sekitar USD 244.000 per tahun (sekitar Rp3,84 miliar), bersama dengan perlindungan keamanan, layanan kesehatan, dan biaya perjalanan dinas resmi.
Pemilihan presiden kali ini tidak hanya menarik perhatian publik AS tetapi juga memengaruhi pandangan dunia yang tengah menanti pemimpin AS berikutnya.
(*)
| Alasan Kamala Harris Kalah di Pilpres AS 2024: Dekat dengan Zionis Israel |
|
|---|
| Warga Gaza Pesimis Presiden Baru Amerika Donald Trump Bisa Mengakhiri Perang |
|
|---|
| Kembali Jadi Presiden AS, Dua Kali Trump Kalahkan Perempuan, Daftar Presiden Amerika Sejak 1789 |
|
|---|
| Media AS Umumkan Donald Trump Menang Pilpres Amerika Serikat 2024 |
|
|---|
| UPDATE Pilpres AS 2024: Menang di Kandang Demokrat, Donald Trump Makin Dekat ke Gedung Putih |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.