Selasa, 21 April 2026

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT, Rumah Warga Hangus Terbakar

Kondisi saat ini telah mulai kondusif meski hujan abu vulkanik dan material lain dari gunung masih berlangsung.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT, Rumah Warga Hangus Terbakar
TRIBUNFLORES.COM / PAULUS KEBELEN
Rumah warga terbakar di Hokeng Jaya, Flores Timur NTT, Minggu 3 November 2024 malam. 

TRIBUNTORAJA.COM, FLORES – Rumah salah satu warga di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, dilaporkan terbakar saat Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi dengan suara letusan keras pada Minggu (3/11/2024) malam.

Belum ada kepastian mengenai penyebab kebakaran tersebut. Namun, kondisi di sekitar lokasi saat letusan terjadi disertai hujan deras dan petir, serta percikan api yang berasal dari gunung. 

Selain kebakaran, beberapa warga di Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang, mengalami luka cukup parah di bagian kaki.

 

 

Berdasarkan informasi yang diterima, korban yang terluka sudah dibawa ke RSUD Larantuka setelah sebelumnya ditangani di Puskesmas Lewolaga. 

Beberapa korban dilaporkan terkena sambaran petir, sementara ada pula yang mengalami luka akibat batu yang terlontar saat erupsi.

Satu korban lagi masih menjalani perawatan di Puskesmas Boru, dan penyelidikan terkait jumlah pasti korban luka serta rumah yang terbakar terus dilakukan.

 

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki NTT Meletus, Seorang Biarawati di Flores Timur Diduga Tewas Tertimpa Batu

 

Kondisi saat ini telah mulai kondusif meski hujan abu vulkanik dan material lain dari gunung masih berlangsung.

Letusan tersebut turut menebarkan hujan batu dan kerikil, yang menyebabkan banyak kaca pintu dan jendela pecah akibat guncangan keras saat erupsi.

 

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur NTT Meletus, 6 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia 

 

Jalanan sekitar juga tertutup lumpur dengan aroma belerang yang menyengat, sementara hujan ringan terus mengguyur wilayah lereng Gunung Lewotobi Laki-laki.

Banyak warga mengungsi ke Desa Pululera, Boru, Boru Kedang, dan desa lain yang lebih jauh dari lokasi gunung yang kini berstatus Level IV (Awas).

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved