Senin, 13 April 2026

Babi Langka Dampak Wabah Virus ASF, VISI Prioritaskan Pemulihan Ternak Babi Masyarakat Toraja

John mengatakan, pemulihan peternakan babi akan menjadi skala prioritas dalam 1 tahun pemerintahan jika terpilih.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Babi Langka Dampak Wabah Virus ASF, VISI Prioritaskan Pemulihan Ternak Babi Masyarakat Toraja
ist
John Diplomasi saat menyapa masyarakat di Sangalla Selatan, Jumat (1/11/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Tahun lalu, wilayah Toraja dilanda wabah virus ASF atau demam flu babi yang menyebabkan ribuan babi ternak milik warga mati.

Meski telah setahun berlalu, imbasnya masih terasa sampai saat ini. Di mana stok babi di Toraja berkurang, akibatnya harga melambung.

Padahal, babi merupakan salah satu hewan yang dibawa saat acar adat seperti Rambu Solo ataupun Rambu Tuka'.

Jika dihitung secara secara ekonomi, kerugian masyarakat Toraja akibat virus ASF ini bisa mencapai  Ratusan miliar Rupiah. 

Kondisi ini membuat pasangan Victor Datuan Batara-Jhon Diplomasi (ViSi) memperioritaskan pemulihan peternakan babi di Toraja.

Calon Wakil Bupati Tana Toraja, Jhon Diplomasi, mengatakan bahwa adat dan budaya Toraja terasa "timpang" dan bahkan tidak akan berjalan tanpa adanya babi sebagai sala satu hewan persembahan.

Dalam budaya Toraja, baik Rambu Solo, Rambu Tuka', dan ritual adat lainnya, sangat mutlak membutuhkan hewan babi ternak

Di sisi lain, beternak babi adalah kegiatan usaha ekonomi tradisional mayoritas masyarakat Toraja. Hampir semua rumah tangga memelihara babi.

Karena memelihara babi adalah investasi ekonomi bagi sebagian besar masyarakat Toraja untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, terutama biaya pendidikan anak-anak.

Hancurnya sektor peternakan babi di Toraja memiliki dampak negatif pada sektor lainnya. Terjadi "multiplayer effect".

Jhon menegaskan bahwa pemulihan peternakan babi menjadi skala prioritas dalam program kerja 1 tahun pertama kepemimpinan ViSi. 

"Optimalisasi peran Dinas Peternakan dalam mengedukasi masyarakat melakukan pencegahan dini,  kerjasama lembaga terkait untuk  pengadaan vaksin adalah hal yang sangat dibutuhkan masyarakat Toraja saat ini," kata Jhon Diplomasi saat bertemu masyarakat di Lembang Tokesan, Kecamatan Sangalla Selatan, Jumat (1/10/2024).

Tidak kalah penting, menurut Jhon Diplomasi, pengadaan bibit babi ternak untuk masyarakat adalah hal yang mutlak untuk dilakukan pemerintahan Visi jika diberikan kepercayaan oleh Masyarakat Toraja.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved