Senin, 27 April 2026

GMNI Toraja Utara Kecam Penganiayaan 2 Kadernya, Pelaku Diduga Mahasiswa yang Mabuk

Korban SM  dan GT saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit Elim Rantepao, Toraja Utara. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto GMNI Toraja Utara Kecam Penganiayaan 2 Kadernya, Pelaku Diduga Mahasiswa yang Mabuk
ist/kolase Tribun Toraja
Dua mahasiswa korban penganiayaan dibopong rekannya untuk dibawa ke RS EliM guna mendapat perawatan medis. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Sekertaris  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Toraja Utara, Sarinah Julita, menyayangkan dan mengecam tindakan penganiayaan dan kekerasan menimpa kedua anggotanya.

Peristiwa ini terjadi di salah satu kampus swasta di Toraja, Sulsel, Kamis (24/10/2024) kemarin.

Mirisnya, dua anggota GMNI Toraja Utara yang jadi korban adalah perempuan.

Pelaku berinisial IP melakukan penganiayaan terhadap korban berinisial SM menggunakan kunci motor. Ia juga memukul bagian kepala korban.

IP diketahui adalah mahasiswa di kampus tersebut.

Selanjutnya, pelaku menganiaya korban lainnya berinisial GT yang tak lain sahabat dari SM dengan cara menendang pada bagian rusuk.

Korban SM  dan GT saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit Elim Rantepao, Toraja Utara. 

Sarinah Julita mengatakan bahwa kedua korban merupakan bagian dari keluarga besar GMNI Toraja Utara.

"Benar kedua korban ialah keluarga besar GMNI kami dari organisasi menegaskan bahwa organisasi tidak akan tinggal diam atas perlakuan yang dianggap tidak manusiawi tersebut," tuturnya saat ditemui di Rantepao, Jumat (25/10/2024) malam.

Sarinah Julita meminta pihak kampus mengusut tuntas hal tersebut.

"Terlepas jika adanya masalah apapun atau tidak, setiap perlakukan tidak manusiawi tidak diperkenankan," jelasnya.

Ia juga meminta kepolisian mengusut kasus ini.

"Kiranya aparat penegak hukum dan dinas terkait yang menangani perlindungan perempuan dan anak harus segera mengambil langkah konkrit untuk mendampingi korban serta mengawal kasus ini sesuai hukum yang berlaku," tutupnya.

Salah satu saksi di sekitar lokasi berinisial DG (20) mengatakan bahwa saat kejadian, dari mulut pelaku tercium aroma alkohol.

"Tadi tercium bau alkohol dari mulut IP," ucapnya, Jumat (25/10/2024).

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved