Sabtu, 2 Mei 2026

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Heboh 'AFC Mafia' di Google Maps Bahrain Pasca Laga Kontra Timnas Indonesia

Ketegangan sempat memuncak di lapangan saat manajer tim Indonesia, Sumardji, mendapat kartu merah, dan bek Syahne Pattynama hampir terlibat...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Heboh 'AFC Mafia' di Google Maps Bahrain Pasca Laga Kontra Timnas Indonesia
X (Twitter) @CFC_Jafar
Beberapa Nama Lokasi di Maps Bahrain Dijadikan Mafia AFC. 

TRIBUNTORAJA.COM – Dampak dari hasil imbang antara Timnas Indonesia dan Bahrain dalam matchday ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (10/10/2024) malam, masih terus terasa.

Kekecewaan pendukung Indonesia yang merasa kemenangan Tim Garuda dirampas semakin memanas di media sosial.

Salah satu imbasnya adalah serangkaian aksi protes online.

 

 

Dimulai dengan hilangnya akun Instagram wasit Ahmed Al Kaf, disusul dengan peretasan akun media sosial Asosiasi Sepak Bola Bahrain, kini protes meluas ke Google Maps.

Di beberapa lokasi di Bahrain, muncul label 'AFC Mafia' yang dipasang oleh netizen.

Pantauan Tribun Toraja, beberapa titik di Google Maps Bahrain sekarang ditandai dengan label tersebut, sebagai bagian dari protes publik atas hasil laga.

 

Baca juga: PSSI Protes Kinerja Wasit di Laga Timnas Indonesia vs Bahrain, AFC Minta Penjelasan

 

Istilah 'AFC Mafia' pertama kali digaungkan di media sosial oleh netizen Indonesia, menyusul hasil imbang 2-2 melawan Bahrain.

Gol penyama kedudukan Bahrain pada menit ke-99 memicu kontroversi, karena waktu tambahan melebihi dari yang diumumkan sebelumnya.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyatakan masih menunggu keluhan resmi dari PSSI terkait keputusan kontroversial yang diambil wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, selama pertandingan tersebut.

 

Baca juga: Situs dan Media Sosial Resmi Asosiasi Sepak Bola Bahrain Diretas Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

 

Wasit memberikan tambahan waktu yang diperpanjang tiga menit lebih lama dari enam menit yang semula diumumkan, yang memungkinkan Bahrain menyamakan kedudukan dan mengamankan satu poin. 

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, secara tegas menuding wasit berpihak pada Bahrain.

PSSI juga mengonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada AFC.

 

Baca juga: Erick Thohir Protes ke AFC Terkait Wasit Kontroversial di Laga Bahrain vs Timnas Indonesia

 

Namun, Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, menjelaskan bahwa pihak AFC belum menerima keluhan resmi dari PSSI.

"Kami memerlukan rincian dari PSSI terkait keluhan mereka, apakah mengenai kinerja wasit, pengelolaan waktu, atau hal lain yang spesifik," ujar Windsor, seperti dikutip dari New Straits Times.

Windsor juga menegaskan bahwa laporan wasit, termasuk alasan tambahan waktu, akan ditinjau secara menyeluruh.

 

 

"VAR mengawasi semua keputusan wasit, dan mereka harus memberikan justifikasi jika ada keluhan. Meski wasit tidak memberikan pernyataan publik, mereka wajib menyampaikan laporan terperinci kepada FIFA," tambahnya.

Windsor juga menyerukan peningkatan kualitas pelatihan wasit di seluruh Asia, khususnya di kawasan ASEAN.

"Kami membutuhkan lebih banyak wasit berkualitas dari wilayah ini," ungkapnya, seraya mencontohkan Nazmi Nasaruddin dari Malaysia sebagai salah satu wasit terkemuka di kawasan tersebut.

 

 

Ketegangan sempat memuncak di lapangan saat manajer tim Indonesia, Sumardji, mendapat kartu merah, dan bek Syahne Pattynama hampir terlibat bentrokan dengan pemain Bahrain.

Petugas pertandingan bahkan harus dikawal keluar lapangan oleh pihak keamanan.

Hasil imbang ini menjadi yang ketiga bagi Indonesia dalam kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia Asia, setelah sebelumnya juga bermain imbang melawan Arab Saudi dan Australia.

Selanjutnya, Timnas Indonesia akan menghadapi China pada hari Selasa mendatang.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved