Selasa, 28 April 2026

Investor China Siap Modali Prabowo Bangun Jutaan Rumah Rakyat

Hashim mengatakan investor China sudah siap untuk berinvestasi pada program milik Prabowo.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Investor China Siap Modali Prabowo Bangun Jutaan Rumah Rakyat
renaldi/tribun timur
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, 

TRIBUNTORAJA.COM - Investor asal China sudah siap memberi modal untuk mendukung program besar Prabowo membangun jutaan hunian rakyat setiap tahun.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, yang juga adik dari presiden terpilih Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

Hashim mengaku sudah beberapa kali ke luar negeri, termasuk ke Kelantan, Malaysia, dan dua kali ke Beijing untuk menemui calon investor atau pemodal.

Dari sowannya tersebut, Hashim mengatakan investor China sudah siap untuk berinvestasi pada program milik Prabowo.

“Saya berapa kali sudah keluar negeri, saya sudah 2 kali ke Beijing, kemarin saya pulang dari Kelantan. Ketemu dengan investor, ketemu dengan yang ingin berikan finance,” kata Hashim di acara HUT ke-26 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), di Hotel InterContinental Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2024).

“Dari China sudah siap, dari kemudian siap, banyak sudah mau bangun rumah-rumah untuk rakyat bisnis kita,” lanjutnya.

Menurut Hashim, program pembangunan jutaan rumah layak huni bukan saja amal kepada rakyat miskin Indonesia, tapi menguntungkan secara bisnis.

“Karena ini bukan hanya amal saja tapi menguntungkan, tapi ini adalah untuk rakyat miskin kita,” katanya.

Kata Hashim, kendati banyak orang yang skeptis terhadap program besar Prabowo ini, namun dirinya menegaskan pemerintah mampu, dan kebutuhan pendanaannya akan segera hadir.

“Orang banyak yang skeptis, ragu-ragu apakah kita mampu dan sebagainya. Saya bisa katakan dalam hal ini, kita mampu, dana akan ada, kita akan bangun,” kata Hashim.

Sebagai informasi Kementerian Perumahan jadi kementerian yang akan dihidupkan lagi pada era pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka periode 2024-2029.

Kementerian Perumahan sempat ditiadakan pada periode 1999-2004 oleh Presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri. 

Kementerian ini kemudian dihidupkan lagi pada dua periode masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2004-2014.

Namun Kementerian ini dilebur jadi satu dalam Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hashim menjelaskan alasan dari pemisahan Kementerian Perumahan adalah karena program besar Prabowo Subianto yang ingin fokus membangun jutaan hunian untuk rakyat.

Tak tanggung-tanggung, Prabowo mencanangkan pembangunan 2 juta unit rumah di pedesaan, dan 1 juta unit apartemen di perkotaan setiap tahun selama lima tahun memerintah.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Bawa Program 2 Juta Rumah dan 1 Juta Apartemen Tiap Tahun, Hashim: Investor China Sudah Siap 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved