KPK Akan Periksa Bobby Nasution Terkait Penggunaan Jet Pribadi
Sebagai pejabat publik, Bobby dinilai tidak diperbolehkan menerima gratifikasi dalam bentuk apapun.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bobby-Nasution-saat-diwawancarai-di.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MEDAN - Bobby Nasution menanggapi sorotan publik mengenai penggunaan jet pribadi oleh dirinya dan sang istri. Menyikapi hal tersebut, Bobby menyatakan akan mengikuti proses pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelumnya, Bobby dilaporkan ke KPK dengan dugaan menerima gratifikasi berupa fasilitas jet pribadi, yang diduga dimiliki oleh seorang konglomerat asal Medan.
Bobby menegaskan bahwa dirinya siap mengikuti seluruh prosedur klarifikasi terkait penggunaan jet pribadi itu di KPK.
"Saya sudah sampaikan, tentu saja saya secara pribadi akan mengikuti proses ini. Saya tidak pernah menolak, dan saya akan menjalani semua prosedurnya," ujar Bobby di Medan pada Senin (23/9/2024).
Namun, ketika ditanya oleh wartawan apakah ia akan langsung mendatangi kantor KPK untuk memberikan klarifikasi seperti yang dilakukan oleh adik iparnya, Kaesang Pangarep, Bobby tidak memberikan jawaban yang tegas.
Ia hanya menegaskan kembali bahwa dirinya akan mengikuti setiap tahapan proses yang diperlukan.
Baca juga: Ketua KPK Tak Berani Umumkan Hasil Pemeriksaan Kaesang Pangarep Terkait Gratifikasi Jet Pribadi
"Saya akan ikuti saja semua prosesnya," ucap Bobby singkat.
Sebelumnya, Bobby dilaporkan ke KPK setelah foto dirinya menggunakan jet pribadi beredar di publik.
Sebagai pejabat publik, Bobby dinilai tidak diperbolehkan menerima gratifikasi dalam bentuk apapun.
Baca juga: KPK: Laporan Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Kaesang Masih dalam Proses Administrasi
KPK pun mulai menyelidiki laporan tersebut.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika, mengonfirmasi bahwa lembaga antikorupsi tersebut telah menerima laporan terkait dugaan gratifikasi terhadap Bobby.
Namun, ia tidak mengungkapkan identitas pelapor.
Baca juga: Kaesang Klarifikasi Harga Tiket Jet Pribadi ke KPK, Jubir Sebut Sekitar Rp 90 Juta
"Saya tidak bisa menyebutkan detail waktu pelaporannya, tapi laporan tersebut memang ada," ujar Tessa kepada wartawan, Jumat (6/9/2024).
Tessa juga menambahkan bahwa laporan tersebut telah ditindaklanjuti dengan proses telaah, dan KPK akan memeriksa saksi-saksi yang terkait dalam kasus ini.
"Saat ini prosesnya sedang dalam tahap penelaahan, dan dalam tahap ini, pelapor akan dipanggil untuk klarifikasi, begitu juga dengan pihak-pihak lain yang mungkin terlibat," tambahnya.
(*)
| Indeks Pencegahan Korupsi di Sulsel, Tana Toraja dan Toraja Utara Kategori Waspada |
|
|---|
| Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Dugaan Korupsi Iklan BJB |
|
|---|
| Korban Banjir di Medan Keluhkan Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang |
|
|---|
| Banjir dan Longsor Landa 6 Kabupaten di Sumut, 10 Tewas, 6 Hilang |
|
|---|
| Pengacara Eks Dirut ASDP Langsung Datangi KPK Usai Prabowo Berikan Rehabilitasi untuk Kliennya |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.