Sebelum Dicopot sebagai Menkumham, Yasonna Minta Izin Pimpin Upacara
Kepada jajarannya, dia menyebut bahwa dirinya masih memimpin Kementerian Hukum dan HAM hingga Senin pukul 09.30 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/tyafc4bh.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly, meminta izin kepada Presiden Jokowi untuk menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Pengayoman ke-79, Senin (19/8/24) pagi, sebelum dia dicopot dari jabatannya.
Yasonna mengungkapkan, bahwa kehadirannya memimpin langsung kegiatan itu sebagai yang terakhir sebagai menteri di kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebab, dia direshuffle dari kabinet dan digantikan politisi Gerinda, Supratman Andi Agtas.
“Saya sampaikan, ini hari terakhir saya sebagai inspektur upacara,” kata Yasonna saat memberikan pidatonya di kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kuningan, Jakarta, Senin pagi.
Dalam kesempatan itu, Yasonna menyampaikan bahwa sehari sebelum acara peringatan Hari Pengayoman ini, dia sempat menemui Presiden Jokowi untuk meminta restu memimpin upacara untuk terakhir kalinya.
Yasonna mengungkapkan bahwa presiden menyambut baik permintaan itu.
“Kemarin saya laporkan kepada Bapak Presiden, Bapak Presiden, besok hari Pengayoman ke-79, jam 08.00 kita kumpul. Pelantikan jam 09.30, itu kesempatan saya masih memimpin upacara.
“Oh, jalan saja Pak Menteri, jalan saja’,” tutur Yasonna menirukan ucapan Jokowi.
Kepada jajarannya, dia menyebut bahwa dirinya masih memimpin Kementerian Hukum dan HAM hingga Senin pukul 09.30 WIB.
Oleh sebab itu, kata Yasonna, upacara yang digelar berbarengan dengan pelantikan menteri baru yang menjadi penggantinya.
“Maka saya memimpin (upacara) hari ini,” terang Yasonna.
Kader PDI Perjuangan (PDIP) itu pun berharap bisa segera menjalani serah terima jabatan.
Dia juga mengatakan, bahwa tidak mempermasalahkan jika harus digantikan oleh Supratman Andi Agtas.
“Tidak ada kesedihan, tertawa saja. Karena hidup harus disikapi dengan hati yang riang. Jabatan adalah amanah,” jelas Yasonna.
Yasonna turut mengaku sempat menemui Presiden Jokowi sehari sebelum di reshuffle dari Kabinet Menteri.
Dalam momen itu, Yasonna menyampaikan ucapan terima masih atas kepercayaan Presiden yang menunjuknya sebagai Menteri Hukum dan Ham selama 10 tahun kurang 2 bulan ini.(tribunnews)
| Gerindra Kuasai Kabinet Prabowo, Lampaui Rekor PDIP di Era Jokowi |
|
|---|
| Resmi Dilantik Jadi Menpora, Erick Thohir: Saya Tegak Lurus! |
|
|---|
| Jadi Penasihat Khusus Presiden, Eks Wakapolri Ahmad Dofiri Pernah Pecat Ferdy Sambo |
|
|---|
| Daftar Lengkap Anggota Kabinet Merah Putih yang Baru Dilantik |
|
|---|
| Reshuffle Kabinet Jilid 3, Pengamat: Prabowo Lakukan Dejokowisasi Sekaligus Gerindranisasi |
|
|---|