Senin, 27 April 2026

Olimpiade Paris 2024

Sosok Veddriq Leonardo Peraih Emas Olimpiade Paris 2024, Real Spiderman Hobi Panjat Pohon

Veddriq pun dijuluki Real Spiderman karena kelincahannya memanjat papan tebing dalam tempo singkat. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Sosok Veddriq Leonardo Peraih Emas Olimpiade Paris 2024, Real Spiderman Hobi Panjat Pohon
NOC Indonesia/ Naih Muhammad Al'as
Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, meraih medali emas nomor kecepatan Olimpiade Paris 2024. 

TRIBUNTORAJA.COM - Inilah sosok Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing Indonesia asal Pontianak yang berhasil mempersembahkan medali emas di nomor kecepatan Olimpiade Paris 2024.

Di final, Veddriq mengalahkan atlet asal China, Wu Peng.

Atlet asal Pontianak, Kalimatan Barat, ini, tampil baik dengan mencatatkan waktu tercepat 4,77 detik. Ia unggul hanya terpaut 0,02 detik dari Wu Peng, di Le Bourget Climbing Venue, Paris, Prancis, Kamis (8/8/2024) malam kemarin.

Ini adalah emas pertama Indonesia di Olimpiader Paris 2024.

Video penampilan Veddriq ramai di media sosial dan jejaring pertemanan. Ia pun dijuluki Real Spiderman karena kelincahannya memanjat papan tebing dalam tempo singkat. 

Catatan waktu Veddriq di final ini lebih baik dari penampilannya di babak kualifikasi nomor kecepatan Olimpiade Paris 2024 , Selasa (6/8/2024).

09082024_catatan_Veddriq_Leonardo_1
Status Veddriq Leonardo sebelum bertanding di Olimpiade, 27 Mei 2024 lalu. Ia optimis bisa meraih hasil baik dan berhasil mewujudkannya dengan mendapatkan medali emas Olimpiade Paris 2024.

Saat itu, pria berusia 27 tahun itu mencatat waktu 4,79 detik di jalur A. Catarannnya menyamai rekor dunia milik wakil Amerika Serikat, Sam Watson, yang dicetak April lalu.

Namun, rekornya tidak bertahan lama karena Sam kembali memperbaiki catatan waktunya 4,75 detik di tahap penyisihan eliminasi.

Dari kecil Suka Panjat Pohon

Bakat Veddriq telah terlihat sejak kecil. Sang ibu, Rosita Bin Hamzah, mengatakan bahwa Veddriq Leonardo kecil hobi memanjat pohon.

Veddriq Leonardo kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 11 Maret 1997. 

Rosita Bin Hamzah mengakui jika Veddriq adalah anak yang rajin dan patuh akan nasehat orang tua. 

"Anaknya penurut, kalau kita larang itu dia ikut aja. Rajin juga sholatnya," katanya, dikutip dari TribunPontianak.

09082024_Rosita_Bin_Hamzah
Ibunda Veddriq Leonardo, Rosita Bin Hamzah, menangis haru saat mengetahui putranya berhasil meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.

Veddriq kecil, dalam pandangan sang ibu, hobi dengan kegiatan ekstrem, seperti memanjat phon yang tinggi.

"Waktu kecil dia itu sudah suka manjat-manjat pohon, kadang juga naik tambat kapal di tepi sungai," katanya.

Bakat panjat tebing Veddriq pun mulai terlihat sejak SMA, dan semakin terlihat ketika Veddriq juga sering mengikuti kegiatan Mapala.

"Dulu dia sering ikut-ikut kegiatan Mapala, dan sering manjat tebing di alam, dia dilihat sama pelatihnya dan diajak untuk menjadi atlet profesional."

"Dia ditunjukin video Aspar Jailolo. Mau gak jadi atlet seperti ini katanya waktu itu. Dari pada hanya sekedar suka-suka. Kemudian ikut latihan dan ikuti beberapa pertandingan," jelasnya.

Veddriq Leonardo merupakan atlet panjat tebing asal Indonesia yang punya segudang prestasi gemilang di kancah dunia.

Pria 24 tahun ini menjadi atlet andalan Indonesia dalam olahraga panjat tebing khususnya di nomor speed climbing.

Dirinya berkarier nasional sejak tahun 2014 dan mulai mengikuti kompetisi berskala internasional pada tahun 2018.

09082024_keluarga_Verddriq_Leonardo
Keluarga Veddriq Leonardo di Pontianak, Kalimantan Barat, nonton bareng Olimpiade Paris 2024, Kamis (8/8/2024).

Sebelum berlaga di Olimpiade Paris 2024, Veddriq mencetak sejarah baru dengan catatan waktu 4,90 detik dan meraih medali emas di nomor speed putra dalam ajang Piala Dunia cabor Panjat Tebing di IFSC di Seoul, Korea Selatan 2023.

Rekor tersebut diraih setelah memanjat climbing wall setinggi 15 meter dengan perolehan waktu tercepat di dunia.

Tak hanya itu, Veddriq juga disebut sebagai manusia pertama di dunia yang memanjat di bawah 5 detik.

Di tahun yang sama, Veddriq juga berhasil menjuarai dan membawa pulang medali emas dari nomor Speed Putra di Kejuaraan Dunia Panjat Teping Salt Lake City 2023.

Apresiasi Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik (Menpora) Dito Ariotedjo, menyampaikan terima kasih kepada atlet panjat tebing putra Indonesia, Veddriq Leonardo setelah berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2024 Paris.

Veddriq memastikan dirinya menjadi juara pertama dan berhak mendapatkan medali emas setelah mengalahkan lawannya Wu Peng atlet asal Cina di final dengan waktu 4,75 detik mengalahkan lawannya yang hanya berhasil mencatatkan 4,77 detik.

Perjuangan Veddriq mendapatkan medali emas dimulai dengan mengalahkan atlet asal tuan rumah di perempat final dengan waktu 4,88 detik yang membuatnya dirinya lolos ke semifinal.

Di semi final, Veddriq semakin menggila. Ia menuntaskan babak tersebut dengan catatan waktu 4,78 detik mengalahkan lawannya Alipour Alireza dari Iran yang hanya mencatatkan waktu 4,84 detik. Hasil tersebut membuatnya dirinya melaju ke final.

Tidak berhenti di situ, Veddriq yang sempat menyamai rekor dunia tercepat milik Samuel Watson asal USA, menunjukkan kemampuan terbaiknya di babak akhir tersebut sehingga memastikan dirinya meraih medali emas mengalahkan lawannya Wu Peng asal Cina dengan waktu terbaiknya 4,75 detik.

Perolehan medali emas tersebut membuatnya menjadi atlet pertama Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali emas di Olimpiade Paris 2024.

"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Veddriq dan keluarga, pelatih dan FPTI dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan support dan doa untuk atlet-atlet kita di Paris," kata Menpora Dito usai menyaksikan perjuangan Veddriq di Le Bourget, Kamis (8/8/2024).

Menurut Menpora Dito, kedepan pemerintah akan terus berkomitmen mendukung cabor yang memiliki potensi meraih medali di tingkat kompetisi tertinggi dunia seperti olimpiade.

"Untuk kedepan, saya sudah sampaikan di akhir tahun lalu bagaimana kedepan Indonesia pastinya komitmen dalam mendukung cabor olimpiade yang memiliki potensi menghasilkan medali, baik panjat tebing, atletik, renang, gymnastic, badminton dan semua potensi yang bisa kita raih." kata Menpora.

"Saya rasa ini merupakan kekuatan baru untuk Indonesia di olimpiade dimana kita telah memiliki skuad yang kuat putra dan putri di wall climbing khususnya di speed climbing," tutur Menpora Dito.

Menpora Dito menilai, potensi atlet panjang tebing Indonesia sangat menjanjikan karena memiliki banyak atlet usia dini di panjat tebing, pemerintah berharap FPTI mampu melakukan pembinaan lebih baik.

"Saya rasa potensi dari panjat tebing sangat banyak karena kita memiliki banyak atlet-atlet usia dininya, ini akan kita formulasikan bagaimana kedepan Kemenpora bisa mendampingi FPTI untuk melakukan pembinaan dengan baik,” kata Menpora.

"Indonesia memiliki panjat tebing hampir di seluruh daerah namun memang untuk yang standart dari international federationnya saya rasa baru ada di beberapa provinsi dan pastinya kita harap nanti akan kita bangun di banyak daerah yang memiliki potensi dan fokus pembinaan panjat tebing,”

"Olimpiade adalah tingkat kompetisi olahraga tertinggi dunia dan sangat berbeda di level kompetisinya di SEA Games, Asian Games dan kedepan kita harus kuat di olahraga yang memiliki banyak nomer seperti atletik, gymnastic dan sebagainya,” pungkasnya.

(Tribunnews.com/Giri/Abdul Majid, TribunPontianak/Ferlianus Tedi Yahya) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved