Perang Israel vs Palestina

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas Dibunuh, Presiden Jokowi: Tidak Bisa Ditoleransi

Hamas mengonfirmasi bahwa Haniyeh terbunuh dalam serangan udara Israel di Teheran setelah menghadiri seremoni pelantikan Presiden baru Iran, Masoud...

Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
Dok. Sekretariat Presiden via Kompas.com
Presiden Joko Widodo saat duduk di salah satu ruangan yang ada di Istana Kepresidenan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Kalimantan Timur, Senin (29/7/2024) 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dengan tegas mengecam peristiwa pembunuhan terhadap Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh.

Menurut Presiden Jokowi, tindakan ini sama sekali tidak dapat diterima.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi ketika ditemui di JCC Senayan Jakarta, Kamis (1/8/2024).

 

 

"Itu adalah tindakan kekerasan dan pembunuhan yang tidak bisa ditoleransi," ujar Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyoroti fakta bahwa pembunuhan terhadap Ismail Haniyeh terjadi di wilayah kedaulatan Iran.

"Dan peristiwa ini terjadi di wilayah kedaulatan Iran, saya kira semua pihak, termasuk Indonesia, mengecam keras pembunuhan seperti ini," lanjut Jokowi.

 

Baca juga: Turki Kecam Pembunuhan Ismail Haniyeh, Tuduh Israel Ingin Picu Perang Besar

 

Sebagai informasi, Ismail Haniyeh tewas dalam serangan udara Israel di Teheran pada Rabu, 31 Juli 2024.

Kematian Ismail Haniyeh telah dikonfirmasi oleh Kelompok Hamas.

 

Baca juga: 10 Pimpinan Hamas yang Tewas Akibat Konflik Gaza, Terbaru Ismail Haniyeh

 

Hamas mengonfirmasi bahwa Haniyeh terbunuh dalam serangan udara Israel di Teheran setelah menghadiri seremoni pelantikan Presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian.

Selain itu, Garda Revolusi Iran juga telah mengonfirmasi bahwa kematian Ismail Haniyeh disebabkan oleh serangan yang terjadi di wilayah mereka.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved