Selasa, 7 April 2026

Harga BBM

BATAL NAIK! Pertamina Ungkap Alasan Harga BBM Tidak Naik per Juni 2024

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menyatakan bahwa harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Donny Yosua | Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto BATAL NAIK! Pertamina Ungkap Alasan Harga BBM Tidak Naik per Juni 2024
Tribun Toraja/Yoram Mangapan
Suasana SPBU Tete Bassi, Tana Toraja, Kamis (30/5/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM - PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM nonsubsidi meskipun ada tren kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Juni 2024.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menyatakan bahwa harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite tetap sama dengan bulan sebelumnya.

Irto menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi di masyarakat sesuai kesepakatan dengan pemerintah.

 

 

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi memang didasarkan pada regulasi. Namun, dalam situasi saat ini, kami mendukung upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi," kata Irto, Sabtu (1/6/2024), seperti dikutip dari Kompas.com.

Mulai 1 Juni 2024, harga BBM nonsubsidi tetap di angka Rp12.950 per liter untuk Pertamax, Rp13.900 per liter untuk Pertamax Green, Rp14.400 per liter untuk Pertamax Turbo, Rp14.550 per liter untuk Dexlite, dan Rp15.500 per liter untuk Pertamina Dex.

Keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM ini mengacu pada berbagai pertimbangan dalam Kepmen ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 mengenai formulasi harga JBU atau BBM nonsubsidi.

 

Baca juga: Harga BBM Naik 1 Juni 2024? Cek Harga Terbarunya Hari Ini di Seluruh Indonesia

 

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan alasan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tetap stabil sejak awal tahun 2024.

Ia menyebut bahwa pemerintah menahan harga BBM agar tetap stabil hingga Juni 2024 sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19.

Namun, tren kenaikan harga minyak dunia, eskalasi konflik di Timur Tengah, serta pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS telah meningkatkan kompensasi dan anggaran subsidi BBM.

 

Baca juga: Pedagang di Makale Tana Toraja Harapa Pemerintah Memihak Rakyat Kecil Saat Akan Naikkan Harga BBM

 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sedang mempertimbangkan kemampuan fiskal negara terkait kemungkinan kenaikan harga BBM pada Juni.

Jokowi menekankan bahwa keputusan pemerintah mengenai harga BBM sangat penting karena menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga harus dilakukan dengan hati-hati.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved