Kamis, 16 April 2026

FSB Rusia Tuding Inggris, AS dan Ukraina Dalang Penembakan di Konser Moskwa

Kementerian Kesehatan Rusia melaporkan, sedikitnya 22 orang koran penembakan massal di Moskwa masih berada dalam kondisi serius di rumah sakit.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto FSB Rusia Tuding Inggris, AS dan Ukraina Dalang Penembakan di Konser Moskwa
Kompas.com
Penembakan di konser Moskwa 

TRIBUNTORAJA.COM - Inggris, Amerika Serikat, dan Ukraina dituding berada di balik penembakan konser Moskwa yang menewaskan lebih dari 130 orang pada Jumat (22/3/2024) lalu.

Tudingan ini dikatakan Kepala Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB), Alexander Bortnikov, sebagaimana disampaikan oleh kantor berita pemerintah Rusia, TASS.

Mengutip pernyataan Bortnikov, kantor berita pemerintah Rusia lainnya, RIA Novosti, menyebut badan-badan intelijen Barat dan Ukraina membutuhkan serangan tersebut untuk menimbulkan kepanikan di Rusia.

Menurut RIA Novosti, ketika ditanya apakah AS, Inggris dan Ukraina berada di balik serangan tersebut, Kepala FSB mengatakan: "Kami pikir begitu".

Kementerian Kesehatan Rusia melaporkan, sedikitnya 22 orang koran penembakan massal di Moskwa masih berada dalam kondisi serius di rumah sakit.

TASS melaporkan dua di antaranya adalah anak-anak.

Sebelumnya, empat orang telah muncul di pengadilan dan dituduh sebagai pelaku penembakan konser Moskwa.

Semuanya berasal dari Tajikistan.

Sebagaimana dikutip dari Sky News, Ukraina sendiri telah membantah keterlibatannya dalam penembakan itu.

Sedangkan ISIS telah mengaku bertanggung jawab dan Amerika Serikat mengatakan bahwa informasi intelijennya mengindikasikan bahwa ISIS-K -cabang ISIS di Afghanistan- adalah pelakunya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusia Tuding AS, Inggris, dan Ukraina Berada di Balik Penembakan Konser Moskwa"

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved