Cegah Penyakit Berbahaya, Pemkab Tana Toraja Periksa Kesehatan ASN Lewat Germas
Menurut Idawati, Pemkab Tana Toraja memfokuskan penyakit prioritas yang disebutkan untuk mengeliminasi berbagai resiko.
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/26012024_Germas.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Plaza Kolam Makale, Jumat (26/1/2024) pagi.
Germas digelar dalam rangka pengendalian penyakit prioritas yakni kardiovaskuler, kanker, jantung, stroke, uronefrologi, dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), dan pengukuran kebugaran ASN.
Pj Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Tana Toraja sekaligus koordinator tim, Idawati Patintingan SKep MKes, mengatakan, kegiatan Germas telah rutin dilakukan dan kali ini menyelaraskan dengan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan program unggulan Pemkab Tana Toraja.
Program yang dimaksud yakni "ASN Peduli dan Berkinerja Tinggi" serta "Masyarakat Sehat, Cerdas, Sejahtera" guna mewujudkan Tana Toraja bangkit, produktif, dan tangguh menyongsong tatanan kehidupan baru.
“Germas kali ini lebih fokus sesuai program Kemenkes dan program unggulan Pemkab saat ini, yakni meningkatkan produktivitas kerja ASN untuk mencegah kesakitan, mencegah penyakit-penyakit tidak menular seperti yang jadi prioritas,” kata Ida di Plaza Kolam Makale.
Menurut Idawati, Pemkab Tana Toraja memfokuskan penyakit prioritas yang disebutkan untuk mengeliminasi berbagai resiko.
“Kenapa penyakit ini, karena termasuk penyakit yang menyerap biaya yang sangat besar ketika sampai pada level keparahan yang tidak bisa lagi dicegah, tetapi harus diobati.”
“Ini menyerap dana dan pengorbanan, baik dari pihak penderita maupun keluarga, maupun pemerintah dalam hal pembiayaan dari BPJS Kesehatan,” lanjutnya.
Berbagai kegiatan dilakukan dalam Germas yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini, seperti aktivitas fisik, pencegahan atau deteksi dini, tes kebugaran untuk ASN dan masyarakat, pemeriksaan EKG, pemeriksaan kolesterol, pengukuran tinggi dan berat badan, dan diagnosa dokter.
Germas ini akan berlangsung di total 19 kecamatan Tana Toraja dengan starting point di Kota Makale.
“Kita memulai di Makale karena di sini pusatnya ASN dari berbagai kecamatan berdatangan. Selain itu masyarakatnya juga lebih majemuk, sehingga pastinya memiliki berbagai jenis kemaslahatan kesehatan yang jadi fokus kita,” tutup Idawati.
Ratusan orang terpantau antusias mengikuti kegiatan yang bekerjasama dengan Kominfo, RSUD Lakipadada, organisasi profesi IDI dan PPNI, lintas OPD, ASN, dan tim penggerak PKK Tana Toraja ini. (*)
| Efisiensi Anggaran, Dishub Tana Toraja Kurangi Pergerakan |
|
|---|
| Permudah Akses Penyandang Disabilitas, Disnaker Tana Toraja Pindah Kantor |
|
|---|
| Ribuan Warga Toraja Doa Bersama Selamatkan Generasi dari Narkoba dan Pergaulan Bebas |
|
|---|
| Bobol 3 Toko di Makale, Warga Palopo Dibekuk Resmob Polres Tana Toraja |
|
|---|
| Cakupan Imunisasi Tana Toraja Terendah di Sulsel |
|
|---|