Kesehatan
Efek Samping Infus Whitening Bagi Kesehatan, Jangan Sembarangan!
Infus whitening merupakan prosedur kosmetik yang dilakukan dengan penyuntikan zat-zat tertentu ke dalam lapisan kulit untuk mencerahkan warna kulit.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-infus-whitening-pemutih-putih-kesehatan-18122023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Infus whitening atau infus pemutih menjadi tren kecantikan yang cukup populer.
Ditambah, semakin banyak orang mendambakan kulit putih.
Infus whitening merupakan prosedur kosmetik yang dilakukan dengan penyuntikan zat-zat tertentu ke dalam lapisan kulit untuk mencerahkan warna kulit.
Zat yang digunakan umumnya seperti vitamin C dosis tinggi, glutathione, kolagen san DNA Salmon yang berfungsi sebagai antioksidan alami.
Antioksidan dalam tubuh berfungsi mengurangi produksi melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit.
Dikutip dari laman Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, infus whitening terbilang cukup aman digunakan.
Baca juga: Klinik Kecantikan Feryal Arrang Hadir di RS Elim Rantepao, Dapatkan Diskon Hingga 50 Persen
Namun, pengguna harus melakukan prosedur suntik putih di klinik kecantikan yang sudah berizin.
Suntik putih juga harus dilakukan dibawah pantauan dokter spesialis kulit dan kelamin atau spesialis dermatovenereologi yang kompeten.
Meski relatif aman dan terbukti dapat memutihkan kulit, infus whitening tetap beresiko.
Baca juga: Rawat Kecantikan Kulit, Ini Dia 6 Makanan Dengan Kandungan Kolagen Tinggi
Berikut efek samping suntik whitening terhadap kesehatan.
1. Nyeri dan bengkak di tempat suntikan
2. Ruam kulit
3. Mual dan muntah
4. Sakit kepala
5. Demam
6. Reaksi alergi
Baca juga: BPOM Rilis Daftar 181 Kosmetik Merkuri dan Non-Merkuri Berbahaya, Tersebar hingga Sulawesi Selatan!
Efek samping suntik putih yang paling serius adalah kerusakan hati dan ginjal.
Hal ini dapat terjadi karena dosis vitamin C yang terlalu tinggi.
Vitamin C dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, yang dapat menyebabkan batu ginjal dan kerusakan ginjal.
Baca juga: Segudang Manfaat Air Rebusan Jagung, Bisa Jaga Kesehatan Ginjal
Vitamin C berlebihan juga dapat meningkatkan produksi radikal bebas, yang dapat merusak sel-sel hati.
Selain itu, suntik putih juga dapat menyebabkan reaksi alergi yang serius, seperti anafilaksis.
Anafilaksis adalah reaksi alergi yang mengancam jiwa.
Efek samping suntik putih lebih mungkin terjadi jika prosedur dilakukan oleh tenaga medis yang tidak kompeten atau menggunakan bahan yang tidak terjamin kualitasnya.
(*)