Selasa, 9 Juni 2026

Seleksi CPNS dan PPPK 2023

Atap Wisma Negara Terbang, Lokasi Tes PPPK Sulsel Pindah ke Kampus UIM

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Sukarniaty Kondolele mengaku pelaksaan seleksi harus tertunda.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Atap Wisma Negara Terbang, Lokasi Tes PPPK Sulsel Pindah ke Kampus UIM
screenshot video
Atap Wisma Negara di Center Point of Indonesia (CPI), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, terbang diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Kamis (23/11/24). 

TRIBUNTORAJA.COM - Atap Wisma Negara di Center Point of Indonesia (CPI), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, terbang diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Kamis (23/11/24).

Padahal, sejak beberapa hari lalu Wisma Negara menjadi lokasi seleksi kompetensi teknis tambahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Sulsel.

Karena kondisi Wisma Negara cukup parah sehingga lokasi seleksai PPPK harus dipindahkan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Sukarniaty Kondolele mengaku pelaksaan seleksi harus tertunda.

Sebab, sejumlah laptop untuk digunakan peserta rusak terkena air saat atap Wisma Negara terbang.

Lokasi seleksi juga dipindahkan ke kampus Universitas Islam Makassar (UIM), Jl Perintis Kemerdekaan.

"Tes terhenti karena ada beberapa komputer yang basah terkena air.  Peserta tes hari ini akan dijadwalkan ulang ke UIM, dan penetapan waktunya akan ditentukan oleh BKN,“ ujar  Sukarniaty Kondolele, Jumat (24/11/2023). 

Diketahui, ada ada lima kabupaten dijadwalkan tes di wisma negara.

Mulai Kabupaten Gowa telah dijadwalkan pada 18-19 November 2023.  

Dilanjutkan Kabupaten Bone pada 19-21 November .

Lalu Kabupaten Maros pada 21-23 November. 

Kabupaten Luwu pada 23-25 November serta Kabupaten Enrekang pada 28 November 2023.

Kepala Biro Umum Sulsel Andi Ihsan mengaku sudah turun langsung melihat kondisi gedung.

"Saya liat tadi malam, atap terangkat. Saya kesana jam 7-8. Saya tinjau sudah terangkat jadi air masuk sehingga plafon bolong," kata Andi Ihsan.

Saat ini, pihaknya akan merapatkan terkait kondisi tersebut.

Termasuk mencari solusi perbaikan atap wisma negara.

"Kami mau rapatkan dulu solusinya. Kami awasi itu tindak lanjutnya, karena force major. Diluar kendali kita," lanjutnya.(faqih)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved