Senin, 18 Mei 2026

Guru Besar UKI Toraja

Guru Besar Uki Toraja Ingin Pemerintah Manfaatkan Karya Ilmiah Untuk Kemajuan Masyarakat

Saat dijumpai usai pengukuhan, ketiganya mengaku merasa bersyukur atas pencapaian luar biasa yang telah diraih.

Tayang:
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Guru Besar Uki Toraja Ingin Pemerintah Manfaatkan Karya Ilmiah Untuk Kemajuan Masyarakat
TribunToraja/Rifki
Guru besar UKI Toraja yang baru dikukuhkan yakni Prof Dr Anastasia Baan, S Pd, M Pd, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Depan tengah), Prof Dr Ir Parea Rusan Rangan, ST, MT, CST, IPM, dari Fakultas Teknik (depan kiri), dan Prof Dr Ir Yusuf L Limbongan, MP, dari Fakultas Pertanian (depan kanan), berfoto berdama civitas akademika UKI Toraja. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja mengukuhkan tiga dosen menjadi Guru Besar dalam Rapat Senat yang digelar di Aula Kampus I, Kota Makale, Kabupaten Tana Toraja, Jumat (17/11/2023).

Ketiga Guru Besar UKI Toraja yang dikukuhkan yakni Prof Dr Anastasia Baan SPd MPd dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof Dr Ir Parea Rusan Rangan MT CST IPM dari Fakultas Teknik, dan Prof Dr Ir Yusuf L Limbongan MP dari Fakultas Pertanian.

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Senat UKI Toraja, Pendeta Dr Kristianto STh MTh, dan disaksikan Rektor UKI Toraja, Dr Oktavianus Pasoloran SE MSi Ak CA, beserta jajaran civitas akademika lainnya.

Saat dijumpai usai pengukuhan, ketiganya mengaku merasa bersyukur atas pencapaian luar biasa yang telah diraih.

“Tentu sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus, karena sudah setiap saat mendampingi saya dalam pengurusan kepangkatan guru besar, dan sangat berharap saya semakin dapat menjadi orang yang bisa meningkatkan kualitas UKI Toraja, semakin berkualitas,” kata Prof Anastasia kepada Tribun Toraja.

“Dan juga bermanfaat bagi masyarakat Tana Toraja, dan secara khusus di lingkup Tana Toraja dan Toraja Utara, dan secara umum seluruh masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

Sebelum dikukuhkan, Prof Anastasia terlebih dahulu membacakan orasi ilmiah berjudul "Pemilihan Bahasa Dalam Wacana Komunikasi".

Senada dengan Prof Anastasia, Prof Parea juga turut menyampaikan rasa syukurnya serta berharap pencapaian ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UKI Toraja.

“Ya sangat bangga dan bersyukur. Mudah-mudahan pencapaian ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Universitas Kristen Indonesia Toraja, kepada seluruh civitas akademika UKI Toraja, juga kepada yayasan, dan Badan Pekerja Sinode secara umum,” katanya.

Prof Parea mengharapkan hasil karya ilmiah di UKI Toraja ke depannya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk kemajuan masyarakat.

“Dan juga segenap pemerintah dalam meningkatkan sinergi bersama agar hasil-hasil karya ilmiah maupun penelitian dari kampus bisa dipergunakan untuk kemajuan masyarakat,” tuturnya.

Prof Parea membacakan orasi ilmiahnya yang berjudul "Produksi Ramah Lingkungan Silika dan Alumina dari Abu Terbang, Abu Jerami, dan Tanah Laterit sebagai Pendekatan Berkelanjutan Sumber Daya dan Teknologi dalam Konstruksi Ramah Lingkungan".

Di lain sisi, Prof Yusuf mengharapkan momentum pengukuhan dirinya dapat memotivasi civitas akademika UKI Toraja untuk turut meraih gelar guru besar.

“Senang sekali, ini berkat tuhan yang luar biasa buat saya. Dan juga membantu keluarga, dan tentunya juga lembaga UKI Toraja," katanya.

“Harapannya ke depan teman-teman di UKI berupaya untuk bekerja sekuat mungkin, sehingga bisa juga untuk mendapatkan gelar yang sama, guru besar,” ucapnya.

Prof Yusuf membacakan orasi ilmiah berjudul "Pemanfaatan Plasma Nutfah Lokal Padi Sawah untuk Perakitan Padi Tipe Baru Spesifik Ekosistem Dataran Tinggi".

Pantauan Tribun Toraja, ketiga guru besar UKI Toraja ini masing-masing membawa keluarga besar untuk merayakan momentum bersejarah diri mereka. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved