PSM Makassar
Pengamat: Duet Everton-Adilson Tumpul
Bahkan dalam lima laga di dua kompetisi berbeda, Liga dan AFC Cup, Pasukan Ramang hanya bisa membuat satu gol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Everton-dan-adilsono.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKASSAR - Liga 1 Indonesia Musim 2023/2024 memasuki masa jeda kompetisi dengan adanya FIFA Matchday.
Semua klub mendapatkan waktu lebih untuk memulihkan energi sekaligus melakukan pembenahan tim.
PSM Makassar musim ini cukup kesulitan dan terseok-seok di papan bawah klasmen sementara.
Hal ini tidak lepas karena padatnya jadwal di dua kompetisi serta badai cedera yang menerpa.
Pasukan Ramang telah menjalani 15 laga dan bertengger di posisi 13 klasemen sementara dengan 18 poin.
Salah satu masalah yang dihadapi Laskar Pinisi musim ini adalah buruknya penyelesaian akhir.
Dalam 15 laga ini, PSM hanya menciptakan 16 gol dan kemasukan 17 gol.
Ini menunjukkan betapa sulitnya Juku Eja mencetak gol.
Bahkan dalam lima laga di dua kompetisi berbeda, Liga dan AFC Cup, Pasukan Ramang hanya bisa membuat satu gol.
Selebihnya, empat laga anak asuh Bernardo Tavares selalu kalah dengan selisih lebih dari satu gol.
Duet striker Adilson Silva dan Everton Nascimento dinilai tidak mempunyai chemistry.
Sampai pekan 15 Everton hanya mencetak satu gol sedangkan Adilson nihil gol.
Pengamat PSM, Imran Amirullah, mengatakan PSM Makassar tidak mempunyai penyerang haus gol.
Performa Everton dan Adilson di bawah ekspektasi.
Keduanya tidak bisa membuktikan ketajamannya.
“Selama ini, striker PSM benar-benar tidak bisa membuktikan ketajamannya. Harus kita akui, PSM tumpul disitu. PSM minim penyelesaian akhir,” katanya kepada Tribun Timur, Kamis (12/10/2023).
Imran menilai Juku Eja harus datangkan penyerang haus gol.
Datangnya penyerang baru bisa memberikan opsi taktikal kepada pelatih.
Lini depan PSM Makassar sangat krusial.
Pasalnya dalam beberapa laga, Laskar Pinisi selalu menciptakan peluang emas.
Namun peluang itu yang ada tidak terkonversi menjadi gol.
Penyelesaian akhir memang menjadi problem Pasukan Ramang.
“PSM sebenarnya hanya butuh goal getter. Harus ada yang bisa didatangkan di posisi ini. Datangnya goal getter juga akan membantu pelatih merubah taktiknya yang selama ini digunakan,” jelas mantan pelatih PSM itu.
Fokus Tavares
Agen pemain, Azmi Ponti mengkonfirmasi bahwa juru taktik Juku Eja belum memberikan isyarat soal mendatangkan pemain baru.
Dia membeberkan pelatih ingin fokus pada pertandingan selanjutnya melawan Arema FC.
Azmi menunggu informasi dari Tavares mengenai pemain yang diinginkannya pada putaran kedua Liga 1 musim ini.
“Untuk ini saya tunggu informasi dari Coach Tavares, apakah akan cari penggantinya atau tidak, jika iya pemain seperti apa yang dibutuhkan ini masih menunggu info dari coach Tavares,” katanya kepada tribun timur, Kamis (12/10/2023).
Ada dua cara perekrutan pemain baru.
Pertama Tavares menunjuk langsung pemain yang diinginkan baik lokal maupun asing.
Kedua, agen yang memberikan saran dan rekomendasi pemain yang cocok sesuai kriteria pelatih.
Metode ini sudah dijalankan dalam beberapa rekrutan seperti Kenzo Nambu, Adilson Silva, dan Kike Linares.
Kenzo Nambu disarankan oleh agen Azmi.
Adilson Silva sendiri dibujuk langsung oleh pelatih saat awal musim ini.
“Bisa keduanya, yang penting sesuai kebutuhan dari coach,” terangnya.