Israel-Palestina Membara usai Serangan Hamas, KBRI Amman Jelaskan Nasib WNI
KBRI Amman juga mengeluarkan imbauan kepada WNI yang berada di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menghindari tempat konflik.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Api-berkobar-setelah-roket-diluncurkan-Hamas-dari-Jalur-Gaza-di-Ashkelon-Israel.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, YORDANIA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman, Yordania mengungkapkan nasib Warga Negara Indonesia (WNI) saat pecah perang Palestina-Israel di Gaza.
KBRI Amman mengatakan tidak ada WNI yang menjadi korban setelah terjadinya perang antara Palestina dan Israel di Gaza, Sabtu (7/10/2023).
Berdasarkan catatan KBRI, jumlah WNI yang berdomisili di Gaza adalah sebanyak 13 orang.
“KBRI Amman telah melakukan koordinasi dengan simpul-simpul masyarakat di Gaza dan dipastikan sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban,” bunyi pernyataan KBRI Amman dalam rilis pers Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri dikutip dari Antara.
KBRI Amman juga mengeluarkan imbauan kepada WNI yang berada di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menghindari tempat konflik.
Baca juga: 250 Orang Tewas Usai Serangan Hamas di Jalur Gaza
KBRI juga mengimbau WNI untuk tak melakukan kunjungan wisata ke wilayah yang sedang membara tersebut.
KBRI Amman telah menyiagakan hotline dengan nomor +962779150407 untuk memberikan bantuan.
Baca juga: Bocah Israel Berusia 4 Tahun Donasikan Organ, Selamatkan 4 Nyawa Anak Lainnya
Ketegangan antara Palestina dan Israel di Gaza terjadi setelah puluhan orang bersenjata yang disinyalir anggota Hamas memasuki komunitas Israel di wilayah tersebut.
Dilaporkan sebanyak 250 warga Israel tewas di Gaza akibat serangan itu.
Baca juga: Gelombang Panas Landa Israel, PM Netanyahu Dilarikan ke RS usai Dehidrasi
Selain itu, Hamas juga menyandera sejumlah warga Israel di Gaza
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyatakan perang terbuka terhadap kelompok militan Palestina Hamas.
(*)