Sabtu, 9 Mei 2026

Israel-Palestina Membara usai Serangan Hamas, KBRI Amman Jelaskan Nasib WNI

KBRI Amman juga mengeluarkan imbauan kepada WNI yang berada di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menghindari tempat konflik.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Israel-Palestina Membara usai Serangan Hamas, KBRI Amman Jelaskan Nasib WNI
Reuters/Amir Cohen
Seorang pria berlari di jalan ketika api berkobar setelah roket diluncurkan Hamas dari Jalur Gaza, di Ashkelon, Israel, Sabtu (7/10/2023). 

TRIBUNTORAJA.COM, YORDANIA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman, Yordania mengungkapkan nasib Warga Negara Indonesia (WNI) saat pecah perang Palestina-Israel di Gaza.

KBRI Amman mengatakan tidak ada WNI yang menjadi korban setelah terjadinya perang antara Palestina dan Israel di Gaza, Sabtu (7/10/2023).

Berdasarkan catatan KBRI, jumlah WNI yang berdomisili di Gaza adalah sebanyak 13 orang.

 

 

“KBRI Amman telah melakukan koordinasi dengan simpul-simpul masyarakat di Gaza dan dipastikan sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban,” bunyi pernyataan KBRI Amman dalam rilis pers Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri dikutip dari Antara.

KBRI Amman juga mengeluarkan imbauan kepada WNI yang berada di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menghindari tempat konflik.

 

Baca juga: 250 Orang Tewas Usai Serangan Hamas di Jalur Gaza

 

KBRI juga mengimbau WNI untuk tak melakukan kunjungan wisata ke wilayah yang sedang membara tersebut.

KBRI Amman telah menyiagakan hotline dengan nomor +962779150407 untuk memberikan bantuan.

 

Baca juga: Bocah Israel Berusia 4 Tahun Donasikan Organ, Selamatkan 4 Nyawa Anak Lainnya

 

Ketegangan antara Palestina dan Israel di Gaza terjadi setelah puluhan orang bersenjata yang disinyalir anggota Hamas memasuki komunitas Israel di wilayah tersebut.

Dilaporkan sebanyak 250 warga Israel tewas di Gaza akibat serangan itu.

 

Baca juga: Gelombang Panas Landa Israel, PM Netanyahu Dilarikan ke RS usai Dehidrasi

 

Selain itu, Hamas juga menyandera sejumlah warga Israel di Gaza

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyatakan perang terbuka terhadap kelompok militan Palestina Hamas.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved