Minggu, 26 April 2026

14 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Wisata di Brasil

Pertahanan Sipil Brasil mengungkapkan pesawat tersebut membawa 12 wisatawan dan seorang pilot serta copilot. Mereka mengungkapkan tidak ada yang...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto 14 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Wisata di Brasil
IST
Ilustrasi. 

TRIBUNTORAJA.COM - Sebuah pesawat wisata yang membawa turis jatuh di Barcelos, Brasil, dan seluruh penumpangnya tewas.

Pesawat itu jatuh di sebelah utara Negara Bagian Amazon, Brasil, Sabtu (16/9/2023).

Seluruh 14 penumpang pesawat tewas karena insiden tersebut.

 

 

Wali Kota Barcelos mengonfirmasukan terjadinya kecelakaan pesawat mengenaskan tersebut.

Dikutip dari CNN, Pertahanan Sipil Brasil mengungkapkan pesawat tersebut membawa 12 wisatawan dan seorang pilot serta copilot.

Mereka mengungkapkan tidak ada yang selamat atas insiden kecelakaan itu.

 

Baca juga: Yevgeny Prigozhin Tewas dalam Kecelakaan Pesawat, Intelijen AS: Didalangi Vladimir Putin

 

“Para penumpang pergi ke lokasi pelatihan memancing rekreasional dan kecelakaan tersebut terjadi karena cuaca buruk,” bunyi laporan CNN Brasil.

“Pada saat pendaratan hujan deras tengah terjadi,” tambahnya.

Pesawat tersebut dilaporkan tengah melakoni penerbangan 90 menit antara Manaus dan Barcelos.

 

Baca juga: 10 Orang Tewas dalam Tragedi Pesawat Jatuh ke Jalan Raya di Malaysia

 

“Saya sangat menyesalkan kematian 12 penumpang dan 12 anggota kru yang menjadi korban kecelakaan pesawat di Barcelos pada Sabtu,” kata Gubenur Negara Bagian Amazon, Wilson Lima di media sosial X dikutip dari ABC News.

“Tim kami telah bekerja di tempat kejadian untuk memberikan dukungan yang diperlukan. Simpati dan doa saya untuk para keluarga dan teman,” lanjutnya.

Maskapai Aerotaxi Manaus, yang menjadi penyedia penerbangan mengeluarkan pernyataan mengonfirmasi kecelakaan tersebut.

 

Baca juga: KKB Papua Berulah Lagi, Pesawat Smart Air Ditembak saat Hendak Mendarat di Intan Jaya

 

Namun pernyataan tersebut tak menawarkan detail mengenai korban tewas atau cedera.

“Kami menghormati priovasi dari mereka yang terlibat dalam waktu yang menyulitkan ini, dan akan memberikan semua informasi yang diperlukan serta kabar terbaru terkait perkembangan investigasi,” bunyi pernyataan itu.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved