Kamis, 30 April 2026

Liga 1

Persis Solo Datang ke Markas PSM Makassar dalam Kondisi Pincang, Juku Eja Siap Bangkit

Posisi PSM Makassar di papan klasmen cukup berbahaya karena hanya selisih tiga poin dari peringkat 15.

Tayang:
Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Persis Solo Datang ke Markas PSM Makassar dalam Kondisi Pincang, Juku Eja Siap Bangkit
ist
PSM Makassar vs Persis Solo 

TRIBUNTORAJA.COM - Peluang PSM Makassar untuk meraih kemenangan lebih besar dari pada Persis Solo. Kedua tim akan berhadapan di Stadion Gelora Bj Habibie, Kota Parepare, Senin (28/8/2023) mendatang.

Kemenangan harga mati untuk PSM Makassar.

Posisi PSM Makassar di papan klasmen cukup berbahaya karena hanya selisih tiga poin dari peringkat 15.

Sehingga jika kekalahan menghinggapi PSM Makassar dan Persita Tangerang menang maka, Laskar Pinisi turun ke peringkat 15.

Tentu kondisi ini harus diwaspadai skuad asuhan Bernardo Tavares.

Pasukan Ramang harus menjaga mental dan konsistensi permainan.

Tim-tim Liga 1 Indonesia punya motivasi lebih saat berhadapan dengan juara bertahan.

Apalagi kali ini, Juku Eja tampil di kandang sendiri. Tiga poin harga mati.

Reza Arya Pratama cs sedikit diuntungkan dengan kondisi yang dialami tim lawan.

Persis Solo diterpa badai cedera dan tiga pilarnya lainnya memperkuat Timnas Indonesia.

Artinya absennya pilar penting di skuad asuhan Leonardo Medina membuat Tavares diuntungkan.

Bahkan kapten Persis Solo Eky Taufik di laga terakhir juga mengalami cedera. Hal ini memperpanjang daftar pemain Laskar Sambernyawa absen di laga penting.

Posisi Persis Solo di klasmen Liga 1 belum aman. Berada di peringkat 12 dengan poin 12 tentu tidak membuat Jamierson cs aman.

Sehingga penting mendapatkan poin kala bertamu ke markas Laskar Pinisi.

Pemain Persis absen yakni, Kanu Helmiawan, Irfan Jauhari, dan Ramadhan Sananta yang dipanggil Timnas Indonesia.

Lalu Alexis Messidoro, Eky Taufik, dan Roni Gonzalez yang harus menepi karena cedera.

Walaupun demikian kehilangan pilar penting Persis Solo tidak bisa dianggap remeh.

Pasalnya, juru taktik Persis Medina mengandalkan pemain muda.

Medina meramu kolaborasi antara pemain muda dan senior.

Hasilnya cukup manis, laga terakhir Persis Solo menang 3-1 atasi perlawanan Bali United.

Ini menunjukkan kolaborasi pemain ala pelatih asal Uruguay itu berjalan sesuai rencana.

Justru keterbatasan pemain membuat Persis Solo bisa lebih survive dalam pertandingan.

Namun ujian berat akan datang lagi karena harus berhadapan dengan juara musim lalu.

PSM On Fire

PSM Makassar punya modal berharga berkat kemenangan di kualifikasi AFC Cup.

Kemenagan begitu berharga karena dua penyerang Laskar Pinisi mencetak gol.

Hasil bagus ini bisa menjadi titik balik PSM Makassar di kompetisi domestik.

Yang menarik dari laga tersebut, Wiljan Pluim dimanikan di akhir babak kedua.

Ini menunjukkan adanya skema baru yang diterapkan Tavares kepada anak asuhnya.

Ketiadaan Pluim di lini tengah ternyata bukan soal.

Pelatih yang membawa PSM juara musim lalu punya cara agar Pasukan Ramang tidak bergantung pada jenderal lapangan tengah itu.

Hal itu berhasil dilakukan Reza Arya cs dalam babak kualifikasi sekaligus membawa PSM Makassar masuk fase grup AFC Cup.

Penampilan dua penyerang Juku Eja Adilson dan Everton Nascimento diharapkan bisa konsisten.

Ini menjadi ajang pembuktian bahwa Adilson bukan pembelian gagal PSM. Di AFC ia buktikan kelasnya.

Dengan dua golnya membawa PSM Makassar menang menyakinkan 4-0 atasi perlawan Yangon United.

Dihadapn suporter sendiri Adilson harus mampu buktikan ketajamannya di stadion angker Gelora Bj Habibie Kota Parepare.

Pemain Muda Bisa Diandalkan

 Victor Dethan, Ananda Raehan, dan Dzaky Asraf adalah pemain muda yang kini jadi andalan pelatih asal Portugal tersebut.

Tiga pemain ini bergantian diturunkan Tavares dalam memperkuat setiap lini PSM Makassar.

Victor Dethan dan Dzaky Asraf punya posisi yang sama sebagai winger kanan.

Namun belakangan Dzaky Asraf di pasang menjadi gelandang tengah imbas absennya M Arfan.

Keduanya memberikan penampilan dan kontribusi besar pada permainan Laskar Pinisi.

Kemudian ada Ananda Raehan yang sudah kembali dari pendidikan Bintara Polri.

Perannya di lapangan tengah Juku Eja menjadi pembeda.

Pemuda 19 tahun ini tampil impresif walaupun lama absen membela PSM.

Tidak hanya itu dibangku cadangan masih ada nama-nama seperti Andy Harjito, Ricky Pratama, Adil Nur Bangsawan, dan Mufli Hidayat.

Pemain ini spesialis diturunkan di babak kedua untuk memantapkan taktik Tavares.

Semangat muda dari Pasukan Ramang tidak perlu diragukan lagi, mereka akan berikan segalanya demi tiga poin untuk PSM.

Jadwal Padat

PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum menerima pengajuan perubahan jadwal dari Manajemen PSM Makassar.

Walau demikian komunikasi PT LIB  dengan Manajemen PSM Makassar telah dilakukan.

Hal ini menyusul keluarnya jadwal AFC Cup 2023-2024.

PSM Makassar menjadi wakil Indonesia bersama Bali United di  level kedua sepak bola Asia ini.

"Belum, tapi sudah saling komunikasi," ujar Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (26/8/2023).

Pengamat Sepakbola Imran Amirullah punya pandangan yang berbeda.

Menurutnya Ramadhan Sananta tidak akan berkutik dihadapan lini belakang Laskar Pinisi.

Pasalnya pemain belakang Juku Eja sudah pernah bermain dengan Sananta.

Sehingga dari segi permainan dan gerakan, Yuran Fernandes cs bisa antisipasi.

Selain itu, kemungkinan Sananta tidak dipasang saat lawan PSM.

Pasalnya, ia baru selesai membela timnas, otomatis tenaganya akan terkuras.

“Sananta dia tidak mungkin di pasang, karena otomatis tenaganya masih terkuras kedua PSM sudah tahu siapa Sananta. Otomatis PSM tahu Sananta, cara mainnya polanya bagaimana,” katanya kepada tribun timur, Jumat (25/8/2023).

Walaupun demikian, mantan arsitek PSM ini tetap mengingatkan Laskar Pinisi harus waspada.

Lini depan Laskar Sambernyawa tidak hanya Sananta.

Justru ini yang harus menjadi perhatian lebih anak asuh Bernardo Tavares.

“Saya pikir semua striker lawan harus diwaspadai kalaupun Sananta atau penyerang asingnya di pasang tetap harus diwaspadai,” lanjutnya.

Secara statistik pertemuan kedua tim terjadi sebanyak empat kali.

PSM Makassar menang dua kali, Persis Solo menang satu kali, dan hasil imbang satu kali.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved