Senin, 4 Mei 2026

Sains

Hujan Meteor Perseid Dini Hari Tadi, Ini Link Live Streaming Pengamatan Bintang Jika Terlewat

Sebelum menyaksikan siaran langsung pengamatan hujan meteor Perseid, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai fenomena antariksa ini.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Hujan Meteor Perseid Dini Hari Tadi, Ini Link Live Streaming Pengamatan Bintang Jika Terlewat
CoMix Wave Films/Makoto Shinkai
Ilustrasi hujan meteor. 

TRIBUNTORAJA.COM - Banyak masyarakat Indonesia yang baru mengetahui puncak hujan meteor perseid terjadi pada Minggu (13/8/2023) dini hari tadi, sehingga melewatkan fenomena alam tersebut.

Sebelum menyaksikan siaran langsung pengamatan hujan meteor Perseid, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai fenomena antariksa ini:

 

 

1. Terjadi sejak Agustus hingga September 2023

Meski puncaknya terjadi pada dini hari tadi dilihat dari Indonesia, hujan meteor ini masih berlangsung hingga September 2023.

Melansir dari EarthSky, hujan meteor perseid tahun ini berlangsung pada 14 Juli hingga 1 September 2023.

 

2. Terjadi sepanjang tahun di Indonesia

Kepala Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Emanuel Sungging menerangkan, hujan meteor perseid merupakan fenomena yang sepanjang tahun ada di Indonesia.

Perbedaan hujan meteor perseid dengan hujan meteor lainnya, kata Emanuel, yaitu tergantung waktu, karena setiap waktu melintasi wilayah berbeda sepanjang tahun.

"Sementara itu, di Indonesia sendiri fenomena ini selalu terjadi sepanjang tahun," ujar Emanuel, Jumat (11/8) dikutip dari Kompas.com.

Emanuel menjelaskan, hujan meteor perseid terjadi kala Bumi mengelilingi Matahari dan sering kali melewati wilayah debu kosmis dalam tata surya.

Hujan meteor yang muncul tampak memancar dari satu titik langit di rasi bintang Perseus sehingga fenomena ini disebut hujan meteor perseid.

 

Baca juga: Profesor Harvard Temukan Bola yang Diduga Teknologi Alien Dari Meteor di Papua Nugini

 

3. Terjadi karena bumi melintasi puing-puing komet

Hujan meteor ini disebabkan oleh Bumi melintasi puing-puing yang ditinggalkan oleh komet 109P/Swift-Tuttle. Saat itu, debu kosmis tersebut menjadi sumber hujan meteor ketika debu masuk atmosfer Bumi.

 

4. Puncaknya 12-13 Agustus 2023 karena cahaya bulan redup

Hujan meteor Perseid pada bulan Agustus 2023 kali ini dinilai kaya dan stabil mulai dari dari awal hingga puncaknya pada 12-13 Agustus dini hari.

Meteor Perseid juga berwarna-warni dan sering menampakkan lintasan yang bersinar.

"Semua faktor ini menjadikan hujan meteor Perseid mungkin hujan meteor yang paling disukai di Belahan Bumi Utara," tulis EarthSky, Minggu (13/8).

Pada hari ini, Minggu (13/8), dinilai sebagai waktu puncak hujan meteor Perseid karena sekitar jam 00.14-05.36 WIB cahaya bulan redup, yakni sekitar 10 persen saja saat fenomena alam hujan meteor ini terjadi.

 

Baca juga: Fenomena El Nino Bakal Berlangsung hingga November, BMKG Ingatkan Warga Kota agar Hemat Air

 

5. Paling bagus dilihat saat dini hari jelang fajar

Hujan meteor Perseid ini paling bagus disaksikan pada dini hari menjelang waktu fajar.

Fenomena ini terjadi secara bertahap. Makin malam, jumlahnya akan semakin banyak.

 

 

Link Live Streaming Hujan Meteor Perseid 2023

Bagi Anda yang ingin melihat fenomena hujan meteor Perseid yang puncaknya terjadi pada 12-13 Agustus 2023 ini, dapat menyaksikan siaran langsung dari virtual teleskop Eropa, The Virtual Telescope Project berikut ini.

>>> LINK LIVE STREAMING <<<

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved