Kamis, 30 April 2026

Liga 1

Ada Apa dengan PSM Makassar, Apakah Strategi Bernardo Tavares Sudah Terbaca? Ini Ulasannya

Dua laga telah dilalui oleh PSM Makassar di Liga 1 2023/2024. Hanya saja, hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi. 

Tayang:
Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Ada Apa dengan PSM Makassar, Apakah Strategi Bernardo Tavares Sudah Terbaca? Ini Ulasannya
bolasport.com
Pemain Persija Jakarta, Ryo Matsumura, melakukan selebrasi seusai mencetak gol dalam laga pekan melawan PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (3/7/2023) malam. 

TRIBUNTORAJA.COM - Dua laga telah dilalui oleh PSM Makassar di Liga 1 2023/2024. Hanya saja, hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi. 

Wiljan Pluim dan kawan-kawan baru mendapatkan satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan Persija Jakarta. Sedangkan saat menjamu Dewa United, mereka harus takluk dengan skor 1-2.

Pengamat sepakbola, Syamsuddin Umar mengatakan, terlalu dini jika menilai performa PSM Makassar saat ini. Perjalanan Liga 1 masih panjang dan PSM Makassar masih punya kesempatan untuk bangkit.

Lawan terdekat yang bakal dihadapi adalah Persikabo 1973. Pertandingan ini akan digelar, Jumat 14 Juli 2023. 

Syamsuddin Umar berharap agar PSM Makassar bisa mengalahkan Persikabo 1973 untuk membangkitkan semangat para pemain PSM Makassar berikutnya. Pasalnya, setelah lawan Persikabo 1973, PSM Makassar akan menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu 22 Juli 2023.

Menurut Syamsuddin Umar, jika dilihat dari skema permainan, PSM Makassar di awal musim 2023/2024 ini memang tak banyak mengalami perubahan.

Secara pondasi skuad misalnya, PSM Makassar masih menggunakan starting juara Liga 1 musim lalu.

Begitupun dengan cara bermain, Bernardo Tavares masih menerapkan permainan 'anti penguasaan bola' alias bermain lebih efektif.

Hanya saja dalam prakteknya, kekuatan utama PSM Makassar yang mengandalkan direct pass dari lini bawah ke depan kerap putus.

Namun, Syamsuddin Umar menilai hal itu bisa saja terjadi bukan faktor terbacanya taktik dari sang arsitek PSM Makassar.

"Tapi ini ada beban yang begitu besar dari para pemain, sebagai juara bertahan tentu mereka dituntut selalu tampil baik seperti musim lalu," katanya.

Meski demikian, PSM Makassar diyakini akan kembali menemukan performa terbaiknya.

"Kompetisi baru dimulai, masih panjang, Insyaallah PSM masih bisa ke papan atas," sambung Syamsuddin Umar

Dan berikut 3 senjata pamungkas Bernardo Tavares yang bisa membawa PSM Makassar kembali menggila seperti musim lalu.

1. Improvisasi Sektor Sayap

Permainan efektif PSM Makassar musim lalu ditopang kekuatan para pemain sayap mereka.

Duo kembar Yakob Sayuri dan Yance Sayuri menjadi andalan untuk sektor ini.

Dan kedunya di awal musim 2023/2024, selalu dipercaya sebagai starting.

Namun yang menjadi pembeda, Yance Sayuri yang pada musim lalu banyak beroperasi sebagai fullback kali ini ditempatkan sebagai gelandang sayap.

Musim lalu, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri bermain sejajar pada 1 sektor yang sama dan saling bahu membahu perihal penyerangan dan pertahanan.

Tetapi musim ini keduanya lebih banyak bermain menyerang.

Tentu Bernardo Tavares akan memikirkan ulang terkait skema yang sudah diterapkan.

Ada potensi Yance Sayuri akan kembali bermain di posisi yang sama dengan musim lalu.

Kekuatan lini sayap PSM Makassar juga masih berpotensi berkembang dan menemukan performa terbaiknya.

Mengingat masih ada pemain-pemain potensial yang belum banyak mendapatkan kesempatan bermain.

Seperti Rizky Eka Pratama, Dzaky Asraf hingga Victor Dethan.

Pemain yang didatangkan dari Borneo FC yakni Andi Harjito juga berpotensi menjadi salah satu senjata pamungkan PSM Makassar di laga-laga berikutnya.

2. Utak-atik Lini Depan

Wiljan Pluim dan Everton Nascimento masih menjadi duet idaman Bernardo Tavares untuk sektor penyerang.

Kedunay ditopang Kenzo Nambu sebagai false nine yang terbukti dalam 2 laga terakhir ini mampu mencetak 2 gol.

Secara permainan, Wiljan Pluim dan Everton Nascimento dianggap masih kurang optimal dalam sisi penyerangan.

Tetapi secara skill individu dan penempatan posisi keduanya tampil baik mesik tak memiliki kecepatan yang menjadi permasalahan utamanya.

Tetapi bagi fans PSM Makassar tak perlu risau, ada kemungkinan Bernardo Tavares sudah menyiapkan opsi lain untuk mendongkrak penampilan lini depan.

Adilson Silva yang menjadi rekrutan anyar musim ini belum sepenuhnya dipercaya tampil starting.

Namun dilihat dari penampilannya, Adilson Silva bisa mengisi kekosongan terkait striker dengan daya juang dan kecepatan tinggi yang tak dimiliki Everton Nascimento dan Wiljan Pluim.

Opsi lini serang PSM Makassar tebilang bisa kian mengerikan jika mencoba menduetkan Everton Nascimento dan Adilson Silva di depan.

Lalu menempatkan Wiljan Pluim sebagai gelandang serang murni serta Kenzo Nambu dimainkan sebagai penyerang sayap.

Tentu akan menarik ditunggu perubahan taktikal dari Bernardo Tavares.

3. Kekompakan Suporter

Sukses PSM Makassar musim lalu meraih gelar juara Liga 1 Indonesia tak terlepas dari peran penting para suporter.

Dukungan yang begitu besar kerap dipertontonkan suporter PSM Makassar kala memenuhi stadion BJ Habibie di laga kandang.

Tak hanya setiap pertandingan away yang dilakoni PSM Makassar musim lalu, suporter Juku Eja tak pernah absen.

Sayangnya, mengawali Liga 1 2023/2024 antusiasme suporter PSM Makassar belum terlihat seperti pada musim sebelumnya.

Ini tergambar dengan jumlah suporter yang hadir di laga perdana kandang PSM Makassar yang hanya dihadiri 3000an orang di Stadion BJ Habibie.

Bernardo Tavares pun tak henti-hentinya menyuarakan kepada suporter PSM Makassar untuk kembali bersama-sama mengawal perjalanan Wiljan Pluim cs musim ini.

Dengan berbagai persoalan termasuk bentrok antarsuporter PSM Makassar yang baru-baru saja terjadi, Bernardo Tavares berharap agar semuanya bisa diselesaikan.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved