Liga 1
Kalah di Kandang Sendiri, Pelatih PSM Makassar: Suporter Harus Turunkan Ekspektasi
PSM Makassar harus mengakui keuunggulan tamunya, Dewa United di hadapan ribuan suporternya sendiri dengan skor 1-2.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Bernardo-Tavares-soal-Suporter.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Pelatih PSM Makassar, Bernaardo Tavares meminta kepada suporter menurunkan ekspektasinya pada tim berjuluk Laskar Pinisi tersebut. Menurutnya, suporter harus bisa menerima setiap kenyataan yang terjadi baik kalah, menang, atau imbang.
Hal itu dikatakan Bernardo Tavares usai laga melawan Dewa United di Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Sabtu (8/7/2023) sore.
PSM Makassar harus mengakui keuunggulan tamunya, Dewa United di hadapan ribuan suporternya sendiri dengan skor 1-2. Ini adalah kekalahan perdana PSM Makassar di kandang sendiri sejak dua tahun terakhir.
Hal ini sekaligus membuat PSM Makassar melanjutkan tren negatif.
Seperti yang diketahui, Kenzo Nambu dkk juga hanya mengamankan satu poin pada laga perdana Liga 1 2023/2024.
Apa yang terjadi tentu membuat suporter PSM Makassar merasa kecewa.
Pasalnya, semua suporter pasti memiliki ekspektasi tinggi untuk PSM Makassar yang merupakan juara pada musim lalu.
Terlebih sebelumnya PSM Makassar memiliki rekor apik ketika bermain di kandang.
Namun Bernardo Tavares mengingatkan agar suporter memahami bahwa dalam sepak bola menang atau kalah adalah sesuatu yang biasa.
"Inilah sepak bola kita harus siap."
"Sepak bola itu bukan soal menang saja, sepak bola soal imbang kalah," kata Bernardo Tavares.
Lebih lanjut, pelatih asal Portugal itu berharap suporter bisa menurunkan ekspektasinya.
Bernaro Tavares ingin anak asuhnya tidak terbebani dengan tekanan.
"Seperti yang saya berikan di preskon sebelumnya."
"Bahwa musim ini ekspektasi kita semua harus kita turunkan."
"Supaya kita tidak memberikan tekanan terlalu berlebihan kepada pemain," tuturnya.
Sementara itu, laga ini ternyata juga dinodai dengan kerusuhan antar suporter.
Kerusuhan tersebut terjadi di Tribun Terbuka Selatan Stadion BJ Habibie.
Pihak PSM sendiri kini telah mengeluarkan permintaan maaf secara resmi.
Selain itu, PSM juga berniat menindak tegas semua yang terlibat dalam kerusuhan.(*)