Ibadah Haji
Cuaca Panas Ekstrem dan Berdebu di Tanah Suci, Sudirman: Jemaah Haji Toraja Utara Sehat Walafiat
Sudirman mengakui bahwa kondisi cuaca memang sangat ekstrem. Meski demikian, jemaah bisa melewati setiap rangkaian ibadah dengan baik dan lancar.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/03072023_jemaah_haji_torut.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Jemaah Haji Indonesia asal Toraja Utara lancar saat menjalankan puncak ibadah rukun dan wajib haji di Arafah, Muzdalifah, serta Jamarat Mina (Armuzna).
Hal ini disampaikan Haji Sudirman Said yang merupakan Ketua Kloter 38 tempat bergabungna jemaah asal Toraja Utara, Pinrang, da Makassar.
"Semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan menjalankan puncak ibadah haji dengan lancar," ucap Sudirman yang juga Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenang Toraja Utara,
"Sempat ada satu jemaah Toraja Utara atas nama Udi' Kalase yang diinfus karena alami muntah-muntah. Tapi sekarang sudah membaik setelah mendapat penanganan cepat dari tim medis," ungkapnya kepada TribunToraja.com.
Sudirman mengakui bahwa kondisi di Tanah Suci memang sangat ekstrem. Meski demikian, jemaah bisa melewati setiap rangkaian ibadah dengan baik dan lancar.
"Panas sekali dan banyak debu. Perjalanan ke tempat pelontar juga lumayan jauh, berjalan kaki sampai 6 kilo lebih. Tapi, semua kami jalani dengan baik dan Alhamdulillah, semua sehat dan ibadah lancar," ucapnya.
Sudirman mengatakan bahwa di Kloter 38 yang dipimpinnya, ada satu jemaah lansia yang meninggal dunia. Lansia tersebut berasal dari Pinrang.
Saat ini, jemaah asal Toraja Utara masih berada di Mekkah untuk tiga rangkaian wajib haji yaitu thawaf ifadah, Sai di bukit Safa-Marwah, dan terakhir tahallul dengan mencukur rambut.
"Kami di Mekkah mungkin sekitar 17 hari dan dimanfaat kan untuk ibadah wajib haji," ucapnya.
"Tawaf ini dibagi dan diliat kondisi. Karena kan jemaah datang dari seluruh dunia jadi untuk menghindari berdesak-desakan," tuturnya
Setelah itu, jemaah Toraja Utara dan Kloter 38 akan ke Jeddah dan dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air pada 29 Juli 2023 mendatang.