SMK Andika Mebali Akan Jalin Kerja Sama dengan PT United Tractors
Kerja sama ini dalam hal prakerin atau praktek kerja industri dan juga pengembangan SDM guru yang mengajarkan Teknik Alat Berat.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/07052023_Rachmat_Siregar.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - SMK Andika Mebali Tana Toraja akan menjalin kerja sama dengan PT United Tractors Tbs, perusahaan penyedia mesin konstruksi dan alat berat.
Di SMK Andika Mebali memang memiliki jurusan atau kompetensi Teknik Alat Berat. Bahkan, kompetensi ini merupakan paling tinggi peminatnya di sekolah yang berada di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, tersebut.
Kepala SMK Andika Mebali, Rachmat Siregar, mengatakan bahwa pihak sudah membicarakan hal tersebut dengan PT United Tractor HRD Makassar.
"Selanjutnya, kita akan melakukan (penandatanganan) MoU. Jika tidak ada aral melintang, kita sudah dijanjikan HRD Makassar akan terlaksana tahun ini," ucap Rachmat kepada TribunToraja.com.
Kerja sama ini, kata Rachmat, dalam hal prakerin atau praktek kerja industri. Jadi, siswa SMK Andika Mebali bisa melakukan prakerin untuk mengasah ilmu yang didapat selama sekolah.
"Selain itu, juga untuk pengembangan sumber daya manusia, khususnya guru-guru kejuruan, khususnya yang ada di teknik alat berat," ucap Rachmat.
Rachmat mengatakan bahwa SMK Andika Mebali sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan, baik lokal maupun berskala nasional.
Seperti PT Adi Jaya Perdana, PT Makassar Undah Graha Pratama, PT Mitra mandiri Trinity, dan lain sebagainya.
"PT Mitra Mandiri Trinity merupakan mitra kami dalam hal pengembangan kompetensi siswa, khususnya teknik alat berat," ungkap Rachmat.
"Tempat praktek industri siswa SMK Andika Mebali juga sudah tersebar di seluruh Indonesia, selain di Toraja juga di Makassar, Parepare, Morowali, Kalimantan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan lainnya.
"Dalam hal prakerin siswa, kita yang kita prioritaskan untuk kelas 11. jadi nanti naik kelas 12, mereka sudah pulang dari industri dan tinggal mengikuti ujian akhir," papar Rachmat.
Rachmat menjelaskan bahwa penyebaran alumni SMK Andika Mebali sebagian besar sudah terserap industri tambang sepeti di Morowali, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
"Rata-rata perusahaan banyak yang meminang siswa kami untuk kerja di sana. Sehingga siswa kami ini tidak perlu lagi susah mencari kerja, karena memang keahlian yang diberikan sudah siap untuk terjun ke industri," tutup Rachmat.