Selasa, 19 Mei 2026

KKB Papua

Polisi Curiga Banyak Pejabat Daerah di Papua yang Dukung Perjuangan KKB

MM yang masih berusia 37 tahun tersebut diketahui memiliki keterlibatan terhadap anggota KKB Papua di wilayah Nduga.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Polisi Curiga Banyak Pejabat Daerah di Papua yang Dukung Perjuangan KKB
ist
Ilustrasi KKB Papua 

TRIBUNTORAJA.COM - Polisi masih terus mendalami keterlibatan seorang pejabat daerahdi Papua yang diduga membantu perjuangan KKB Papua. Terakhir, polisi menangkap seorang Kepala Distrk Kenyam berinisial MM karena diduga menyerahkan uang Rp 30 juta kepada KKB Papua.

Penangkapa MM sebagai donatur KKB Papua, makin menguatkan kecurigaan polisi dan Satgas Damai Cartenz bahwa banyak pejabat daerah di Papua yang mendukung KKB Papua.

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, ada beberapa pejabat daerah yang melakukan (membantu) KKB. 

"Kita sudah curiga daeri awal, ada beberapa pejaba daerah yang terlibat. Salah satunya MM (37)," kata Kapolda Papua.

MM yang masih berusia 37 tahun tersebut diketahui memiliki keterlibatan terhadap anggota KKB Papua di wilayah Nduga.

Dikutip Gridhot dari Kompas.com, polisi terus mendalami keterkaitan Kepala Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, berinisial MM (37), dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) setelah ia ditangkap pada akhir April 2023.

MM saat ini ditahan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Faizal Ramadhani mengungkapkan, MM ditangkap karena memiliki kaitan dengan YL yang merupakan anggota KKB dan telah ditangkap pada 5 April 2023.

"Jadi MM ini memberikan uang Rp 30 juta kepada YL untuk membeli amunisi dan itu dilakukannya secara sadar," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (6/5/2023).

Menurut Faizal, Polisi menemukan keterlibatan MM sebagai simpatisan KKB, berasal dari keterangan YL yang juga ditahan di Mimika.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen, menurut dia, dari tangan YL didapati sebuah buku yang berisi daftar pemberi dana dan juga penggunaan uang yang ia kumpulkan.

"Dari keterangan YL setelah dikonfrontasi dengan

MM, keterangannya sama," kata dia.

Mengenai apakah MM sudah lama ikut mendanai KKB, Rio belum bisa memberikan jawaban pasti karena kasus tersebut masih dalam tahap pendalaman.

"Kita belum tahu pasti, tetapi ada dugaan MM bukan baru kali ini memberikan dana untuk KKB," cetusnya.

Kemudian ia juga belum tahu dana yang diberikan MM kepada YL, berasal dari mana.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved