Persib Bandung
Persib Bandung Lepas Kiper Mario Fabiyo Londok, Tak Pernah Muncul Setelah Cuti Pulang Kampung
Teddy menjelaskan bahwa kiper kelahiran Kotamobagu, 14 November 1997 itu sempat meminta izin untuk cuti guna pulang ke kampung halamannya
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Mario-Fabio-LOndok-Persib-bandung.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Persib Bandung melepas satu pemainnya, Mario Fabiyo Londok. Padahal, pemain tersebut sudah beberapa kali mengikuti latihan bersama Persib Bandung yang diasuh oleh Luis Milla.
Kabar mengenai batalnya Fabiyo Londok direkrut untuk musim depan disampaikan oleh Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono, Rabu (3/5/2023).
Teddy bahkan mengatakan tidak mengetahui keberadaan pemain tersebut.
Teddy menjelaskan bahwa kiper kelahiran Kotamobagu, 14 November 1997 itu sempat meminta izin untuk cuti guna pulang ke kampung halamannya, untuk mengurus keperluan keluarga yang tidak bisa diabaikan.
Namun hingga musim kompetisi berakhir, sang pemain tidak kunjung kembali.
Selain 'menghilang' Teddy pun menambahkan, bahwa sang pemain tidak lolos dalam tes kesehatan.
"Kurang tahu (dimana), mungkin masih di kampungnya. Sudah tidak bersama Persib, karena tidak lolos tes kesehatan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/5/2023).
Mario Fabiyo Londok diperkenalkan sebagai rekrutan anyar pada jendela transfer paruh musim Liga 1 2022/2023, yaitu 31 Januari 2022.
Sebelumnya, perekrutan Mario pun disebut-sebut sebagai rekomendasi dari pelatih kiper Persib, Luizinho Passos yang mencoba mempersiapkan kiper pelapis, jika I Made Wirawan pensiun.
"Karena saya memikirkan masa depan. Saya punya satu kiper Made yang sekarang sudah berusia 41 tahun, dalam hidup ada awalan dan akan ada akhir, itu normal,” ujarnya Sabtu, 12 November 2022.
“Made tentunya merupakan kiper Persib Bandung tapi saya juga memikirkan masa depan, saya perlu satu kiper lagi untuk disiapkan,” lanjutnya.
Passos melihat kemampuan Mario Londok berkat masukan dari pelatih kiper Persipura di Liga 1 musim lalu, Gerson Rios.
Ia merekomendasikan Mario Londok karena potensinya.
"Saya mendatangkan Mario setelah berbicara dengan teman saya, Gerson (Rios) yang merupakan pelatih kiper Persipura di Liga 1 musim lalu. Saya bicara dengannya dan memberikan saya banyak informasi mengenai Mario,” ucapnya.
Tentu, Passos masih butuh waktu mematangkan Mario Londok untuk menjadi kiper yang andal
Passos akan bekerja keras untuk mempromosikan Mario Londok, persis seperti yang pernah dilakukannya kepada Nadeo Argawinata atau M. Ridho selama di Borneo FC.
“Tentu saja masih ada hal yang perlu diperbaiki. Tapi, itu normal dan setiap kiper yang datang ke sini untuk saya tangani, itu tentu perlu dibenahi kemampuannya,” katanya. (*)