Pemandian Air Panas Makula Toraja Makan Korban, Lutut Wisatawan Luka Sobek Kena Keramik Runcing
Salah seorang keluarga mereka, lansia 65 tahun, terkena keramik runcing di bibir kolam sehingga harus menjalani perawatan medis.
Penulis: Ricdwan Abbas | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/29042023_Makula.jpg)
TRIBUNTORAJA, Makale - Rekreasi bersama keluarga menghabiskan masa libur memang menyenangkan dan didambakan setiap orang. Salah satu destinasi tujuan wisata yang biasanya dikunjungi adalah kolam renang.
Selain hiburan, berenang juga membuat pikiran menjadi lebih rileks, mengurangi kecemasan dari padatnya pekerjaan.
Namun, tak semua liburan berakhir bahagia. Seperti dialami wisatawan asal Makassar dan Semarang yang datang bersama rombongan keluarga di Kolam Pemandian Air Panas Makula', Tokesan Sangalla', Tana Toraja, Sabtu (29/4/2023).
Niat berlibur justru mendapat pengalaman buruk saat berenang di kolam. Salah seorang keluarga mereka, lansia 65 tahun, terkena keramik runcing di bibir kolam sehingga harus menjalani perawatan medis.
"Saat asik berenang, salah satu wisatawan terkena pecahan keramik pada bagian lutut dan mengucurkan banyak darah. Kebetulan saya di sana jadi kami bawa ke Rumah Sakit Fatima untuk diobati. Lututnya mendapat 5 jahitan," kata Anggota DPRD Tana Toraja, Kristian HP Lambe, kepada Tribun Toraja, Sabtu sore.
Pasalnya, mereka memilih kolam Makula sebagai tempat berwisata karena dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Sebab, temperatur tertinggi air itu 43,6 derajat Celcius pada temperatur udara 22,1 derajat Celcius.
Sumber panas Kolam Makula diperkirakan berasal dari kantung magma di bawah Bukit Kaero. Energi panas merambat melalui bebatuan diyakini mengandung belerang yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Kristian menambahkan, keteledoran pengelola Kolam Makula membiarkan keramik retak yang membahayakan pengunjung meninggalkan kekecewaan rombongan itu.
"Mereka kecewa karena membiarkan keramik di kolam retak dan membahayakan pengunjung. Padahal mereka berlibur ke Makula karena meyakini airnya dapat menyembuhkan berbagai penyakit," kata Kristian HP Lambe.
"Pengelola bilang memang sering kecelakaan di kolam makanya siapkan kotak P3K," ujarnya.
Politisi Demokrat ini berharap pengelola segera membenahi kerusakan itu sehingga tidak menimbulkan korban lain.