Calon Jamaah Haji
10 Calon Haji Asal Kabupaten Bone Mengundurkan Diri
Sampai hari ini yang sudah melapor mengundurkan diri sekitar 10 orang dan alasannya ada meninggal, ada sakit
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/12042023_jemaah_haji.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Sebanyak 10 orang calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Bone, dinyatakan mengundurkan diri sebelum berangkat tahun ini.
Kementerian Agama Kabupaten Bone menyebutkan, alasan pengunduran diri para calon jamaah haji ini beragam. Ada yang sudah meninggal dunia, dan ada juga yang sudah lanjut usia dan tidak mampu menjalankan ibadah haji.
Plt Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemanag Bone, Ahmad Yani mengatakan, hingga saat ini, belum ada CJH yang mengundurkan diri karena alasan biaya perjalanan haji yang naik hingga Rp 9.467.197.
"Sampai hari ini yang sudah melapor mengundurkan diri sekitar 10 orang dan alasannya ada meninggal, ada sakit," ucap Ahmad Yani yang juga menjabat Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bone ke Tribun Timur, Rabu (12/4/2023).
"Belum ada mengundurkan diri karena alasan kenaikan biaya perjalanan ibadah haji," ujarnya.
Bagi JCH yang mengundurkan diri karena sakit dan wafat, rata-rata memilih untuk memberikan kesempatan itu kepada ahli warisnya.
"Yang meninggal dan sakit rata-rata memilih pelimpahan porsi kepada ahli warisnya," ucapnya.
Ahmad Yani menambahkan, ada juga satu JCH batal karena sudah meninggal.
Untuk calon jamaah haji satu ini, ahli warisnya lebih memilih untuk melakukan pengembalian dana.
"Ada juga satu jamaah yang meninggal dan pihak ahli waris bermohon untuk pengembalian," katanya. (noval kurniawan)