Masjid Raya Makale Tana Toraja Terbuka untuk Musafir, Terlebih di bulan Ramadan
Masjid Raya Makale menjadi tempat favorit para musafir untuk sekadar singgah beribadah maupun menginap semalaman.
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/24032023Masjid_Raya_Makale_1.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Masjid Raya Makale berada persis di jalan poros yang menghubungkan dua kabupaten yakni Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Tana Toraja (Tator).
Lokasinya di Jl Nusantara No 44, Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Kabupaten Tator, Provinsi Sulawesi Selatan.
Jalan poros ini kerab kali dilalui oleh mereka yang akan melakukan perjalanan jauh antar daerah atau yang biasa disebut musafir.
Tak ayal, jika Masjid Raya Makale menjadi tempat favorit para musafir untuk sekadar singgah beribadah maupun menginap semalaman.
Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Yayasan Masjid Raya Makale sekaligus Imam Besar, Ahmad Gazali, mengatakan, masjid ini terbuka untuk menampung para musafir.
"Masjid Raya Makale terbuka untuk menampung para musafir yang singgah. Baik itu transit untuk kegiatan ibadah, maupun menginap, terlebih saat Ramadan," ujar Gazali, Jumat (24/3/2023).
Masjid Raya Makale menyediakan tempat dan fasilitas bagi para musafir yang singgah.
"Selama ini, banyak musafir yang kemalaman. Baik yang hanya transit beribadah saja atau bermalam satu hingga dua malam, kita terbuka untuk memfasilitasi. Ada ruang yang bisa digunakan di lantai satu atau di lantai tiga masjid," imbuh Gazali.
Perlu diketahui, Masjid Raya Makale dibangun sekitar tahun 1960-an dan memiliki total tiga lantai dengan daya tampung 500 hingga 600 jemaah.