Selasa, 19 Mei 2026

Desainer Putri Ramadhany Perkenalkan Batik Toraja Hingga ke Yogyakarta

Batik Imogiri on The Street merupakan fashion show yang memanfaatkan trotoar sebagai catwalk para model untuk mengenalkan produksi lokal.

Tayang:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Desainer Putri Ramadhany Perkenalkan Batik Toraja Hingga ke Yogyakarta
ist
Desainer asal Toraja, Putri Ramadhany, bersama modelnya memperkenalkan batik Toraja di ajang "Batik Imogiri on The Street" di Bantul, Yogyakarta, Selasa (7/3/2023). 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Designer asal Toraja, Putri Ramadhany, ikut terlibat dalam Batik Imogiri on The Street, Selasa (7/3/2023).

Ini merupakan fashion show yang memanfaatkan trotoar sebagai catwalk para model untuk berlenggak lenggok mengenalkan dress produksi lokal yang dikenakannya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Desa Imogiri, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di ajang itu, Putri Ramadhany menampilkan batik dengan motif Toraja.

Pemilik Tanabulaan ini mengungkapkan, ada 8 item batik yang ia tampilkan.

"Jadi untuk model kami 8 orang, masing-masing 5 pria dan 3 wanita. Semuanya menggunakan batik khas Toraja di pameran fashion show ini," ucap kepada TribuToraja.com, Jumat (10/3/2023).

Model memperkenalkan batik Toraja karya desainer Putri Ramadhany di ajang
Model memperkenalkan batik Toraja karya desainer Putri Ramadhany di ajang "Batik Imogiri on The Street" di Bantul, Yogyakarta, Selasa (7/3/2023). (ist)

Wanita kelahiran Tana Toraja tahun 1996 ini menjelaskan bahwa peserta lainnya menampilkan batik khas hasil karyanya.

"Jadi memang untuk batik dengan motif Toraja hanya dari saya. Tapi untuk batik dengan motif daerah lain, lumayan banyak teman-teman desainer yang tampilkan," tuturnya.

"Jadi kegiatan ini adalah rangkaian Hari Sarung Nasional yang diperingati pada tanggal 3 Maret setiap tahunnya," jelasnya.

Perlu diketahui, wilayah Imogiri juga memiliki situs makam Sultan Agung dan penghasil banyak seniman.

Hal itulah yang kemudian mendasari komunitas penggiat budaya dan seniman untuk menggelar kegiatan nyadran agung dan pasar nyadran.

Tidak hanya itu, wilayah ini juga menjadi kampung batik, hingga kuliner.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved