Rudapaksa
Siswi SMP di Pinrang Dirudapaksa Secara Bergilir Tiga ABG di Kolong Rumah Kosong
Kapolres Pinrang AKBP Santiaji Kartasasmita mengatakan peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kosong pada Rabu (22/2/2023) pukul 13.00 Wita.
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/11012023_rudapaksa.jpg)
PINRANG, TRIBUNTORAJA.COM - Seorang anak perempuan berumur 13 tahun di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dirudapaksa oleh tiga remaja laki-laki secara bergiliran.
Ketiga pelaku berinisial RS (15), I (16) dan MWH (15).
Kapolres Pinrang AKBP Santiaji Kartasasmita mengatakan peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kosong pada Rabu (22/2/2023) pukul 13.00 Wita.
"Korbannya pelajar SMP. Pelakunya ada tiga orang. Pelaku RS juga masih SMP dan dua pelaku lainnya sudah tidak sekolah," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (2/3/2023).
AKBP Santiaji mengatakan, korban awalnya diajak ke sebuah rumah kosong oleh RS.
"RS menyuruh korban untuk masuk ke dalam kamar yang letaknya di bawah kolong rumah panggung. Di situlah RS melancarkan aksinya," ucapnya.
Dikatakan, tidak lama, teman RS yang berinisial I dan MWH datang ke rumah tersebut.
"Dua terduga pelaku ini kemudian menunggu di luar kamar. Mereka menunggu sambil duduk di balai-balai," tuturnya.
Usai RS merudapksa korban, dua pelaku lainnya juga masuk ke dalam kamar.
"Terduga pelaku I dan MWF kemudian melakukan rudapaksa kepada korban secara bergiliran," ujarnya.
Saat ini, ketiga terduga pelaku telah ditangkap dan diamankan di Polres Pinrang.
Hasil interogasi, ketiga pelaku mengakui telah merudapaksa korban secara bergiliran.
Adapun barang bukti yang diamankan yakni baju korban dan sebuah handphone.
"Ketiga pelaku dan barang bukti sudah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.(Nining Anggraeni)