Harga Beras
Harga Beras di Jeneponto Mulai Mahal, Pedagang Senang
Harga beras di Pasar Karisa (Paris), Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami kenaikan
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Pedagang-beras-di-Jeneponto.jpg)
JENEPONTO, TRIBUNTORAJA.COM - Harga beras di Pasar Karisa (Paris), Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami kenaikan.
Kenaikan tersebut telah berlangsung dua bulan.
Salah seorang pedagang, Hartati (37) mengatakan harga beras naik secara bertahap.
"Beras jenis Romo sekarang Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu per liter," kata Hartati.
Harga beras kelas atas itu sebelumnya dijual Rp 8 ribu per liter.
Namun, harganya menjadi melonjak karena langka.
"Sudah dua bulan ini naik harganya karena nda ada (langka), harga sebelumnya Rp 8 ribu sampai Rp 8.500 paling naiknya," ucapnya
Sementara, beras termurah saat ini berada dikisaran Rp 9 ribu per liter.
Harganya pun naik bersamaan dengan beras jenis romo.
"Yang paling murah sekarang Rp 9 ribu, sebelumnya dijual Rp 7 ribu sampai Rp 7.500 per liter," jelasnya.
Meski begitu, Hartati lantas senang dengan melonjaknya harga.
Sebab, berasnya laris terjual karena langka.
"Bagus, bagus pembelinya karena semakin kurang beras semakin banyak yang mau beli," pungkasnya. (*)