Longsor
Jalan Utama Penghubung Desa Buakayu - Bau Tana Toraja Amblas Terbawa Longsor, Pengendara Waspada
Menurut Agustinus, jalan yang sudah menyempit itu juga menghubungkan Kecamatan Bonggakaradeng dengan Kecamatan Rano.
Penulis: Ricdwan Abbas | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/longsor-buakayu-bau-bonggakaradeng-rano-522023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, BONGGAKARADENG - Tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Tana Toraja beberapa pekan terakhir menyebabkan bencana alam tanah longsor di Kelurahan Ratte, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, Sabtu (4/2/2023) malam Wita.
Menurut warga setempat, Agustinus Patinggi, longsor menyebabkan sebagian badan jalan utama penghubung Lembang Buakayu dan Lembang Bau itu amblas.
"Sebelumnya memang sudah longsor tapi sudah dikerja BPBD. Karena tadi malam hujan, kondisinya sekarang lebih memprihatinkan," kata Agustinus yang juga Anggota DPRD Tana Toraja kepada TribunToraja.com, Minggu (5/2/2023) sore.
Longsor membuat bagian bawah jalan berongga akibat tanah penyangga aspal tersebut amblas.
Kondisi tersebut mengancam keselamatan para pengendara yang melintas.
Apalagi, di sisi kiri kanan jalan terdapat jurang yang dalam membuat statusnya semakin berbahaya untuk dilalui.
Menurut Agustinus, jalan yang sudah menyempit itu juga menghubungkan Kecamatan Bonggakaradeng dengan Kecamatan Rano.
Bahkan, jalan tersebut juga menghubungkan Kecamatan Bonggakaradeng dengan Kabupaten Enrekang dan Pinrang.
"Sangat berbahaya sekali dilalui kendaraan. Selain karena jalannya menjadi sempit waktu longsor, tanah bagian bawahnya aspal juga amblas jadi berlobang di bawahnya," ungkapnya.
Menurutnya, jika tidak segera ditangani kemungkinan besar terjadi longsor susulan saat hujan turun.
Parahnya, jika akses utama warga beberapa desa itu terputus tidak ada jalan alternatif yang dapat dilalui.
"Tidak ada alternatif lain kalau jalan itu terputus. Karena tanahnya labil, kemungkinan besar terjadi longsor lagi kalau hujan, jadi harus segera ditangani," ujarnya.
Polsek Bonggakaradeng telah memasang garis Polisi sebagai himbauan kepada warga agar berhati-hati saat melintas.
Sampai berita ini ditayangkan, reporter Tribun Toraja masih berusaha menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja.
(*)