Selasa, 12 Mei 2026

Tongkonan

Jenis Lumbung di Toraja Berdasarkan Jumlah Tiang

Lumbung di Toraja dipercaya lahir karena mata pencaharian kebanyakan masyarakat Toraja adalah sebagai petani. 

Tayang:
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Jenis Lumbung di Toraja Berdasarkan Jumlah Tiang
Tribun Toraja/Kristiani Tandi Rani
Tiang lumbung pribadi masyarakat Toraja 

MAKALE, TRIBUNTORAJA.COM - Lumbung di Toraja dipercaya lahir karena mata pencaharian kebanyakan masyarakat Toraja adalah sebagai petani. 

Fungsi lumbung dalam masyarakat Toraja adalah sebagai tempat untuk menyimpan padi. 

Dalam upacara adat, lumbung atau alang dijadikan sebagai tempat duduk golongan bangsawan di Toraja

Alang masyarakat Toraja memiliki beberapa jenis berdasarkan jumlah tiangnya, yaitu : 

1. Alang Seba

Jenis lumbung ini adalalah lumbung yang hanya memiliki empat tiang, tidak dilonga dan tidak diberi ukiran apa-apa.

Pada zaman dahulu, lumbung jenis ini dijadikan sebagai tempat duduk kaunan atau budak di Toraja pada perayaan upacara adat. 

2. Lumbung pribadi

Lumbung pribadi adalah lumbung yang memiliki enam tiang. Memiliki longa dan memiliki ukiran. 

Biasanya lumbung ini dominan dimiliki masyarakat Toraja, lumbung ini biasanya dibangun masyarakat Toraja untuk keperluan pribadi. 

3. Lumbung tongkonan

Lumbung tongkonan dalam masyarakat Toraja adalah lumbung yang didirikan berada di daerah sekitar tongkonan. 

Lumbung ini biasanya memiliki enam tiang lebih. Biasanya tiang alang tongkonan ini berjumlah delapan tiang, sepuluh tiang dan dua belas tiang

Salah satu masyarakat, Yohanis P Pakendek mengatakan lumbung enam tiang biasanya digunakan sebagai tempat duduk kehormatan dalam upacara adat. 

"Lumbung pribadi dan lumbung tongkonan biasanya sebagai tempat duduk puang dan orang kaya. Kalau alang seba biasanya sebagai tempat duduk budak," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved